Internal linking (penautan-internal) penting bagi blog Anda karena (1) membantu meningkatkan statistik pageview dan mendorong pembaca untuk betah di blog Anda; (2) membantu meningkatkan ranking blog Anda di search engine. Di sini saya akan jelaskan 10 cara mudah meningkatkan internal linking di blog Anda (dipisah dalam dua artikel bersambung). Lakukan cara-cara berikut untuk menciptakan blog yang lebih ramah-pengguna sekaligus ramah-SEO.
1. Buat sitemap
Sitemap tidak hanya penting untuk membantu pengunjung menemukan apa yang mereka cari, tetapi juga cara ampuh meningkatkan internal linking ke artikel-artikel penting di blog Anda. Yang saya maksud di sini bukan file sitemap.xml yang harus Anda unggah untuk memudahkan search engine crawling (walaupun ini juga penting), tetapi sitemap page yang berisi tautan-tautan ke halaman-halaman lain dari blog Anda. Jika Anda menggunakan platform Wordpress, Anda bisa menggunakan Sitemap Generator Plugin (http://www.dagondesign.com/articles/sitemap-generator-plugin-for-wordpress/) untuk membuat sitemap page secara otomatis.
2. Buat Halaman FAQ
FAQ alias Frequently Asked Question membantu meningkatkan internal linking dengan sedikit improvisasi. Pertama, Anda kumpulkan berbagai pertanyaan umum berkenaan dengan blog Anda. Lalu, berikan jawaban atau penjelasan singkat dan akhiri dengan tautan ke artikel dalam blog Anda yang membahas jawaban tersebut secara lengkap. Intinya, kumpulkan sebanyak mungkin pertanyaan dan jawaban singkat di halaman FAQ ini sembari mencantumkan tautan ke berbagai artikel blog Anda yang berisi jawaban lengkap atas daftar pertanyaan tersebut. Jangan lupa efektifkan pertanyaan-pertanyaan tersebut dengan menyertakan keyword dari niche Anda.
3. Buat Menu Related Posts
Yang satu ini mungkin sudah Anda terapkan. Buatlah section Related Posts di bagian bawah setiap artikel Anda. Usahakan topik artikel tersebut berkaitan dengan artikel-artikel lain yang Anda sertakan di bagian Related Posts ini sehingga pembaca yang tertarik dengan topik tersebut bisa dengan mudah menemukan artikel-artikel lain yang serupa di blog Anda. Anda bisa membuat Related Posts secara manual (tentunya akan melelahkan :P) atau Anda bisa menggunakan berbagai tool online untuk membuatnya secara otomatis.
4. Buat widget Popular Posts
Manfaatkan sidebar Anda untuk mencantumkan 5 atau 10 artikel populer dalam sehari atau seminggu di blog Anda. Pembaca mungkin akan terpancing untuk membaca artikel-artikel yang sedang hot di blog Anda. Biasanya, platform blogging seperti Blogger atau Wordpress memiliki widget internal untuk membuat Popular Posts sehingga Anda tinggal menambahkan dan mengaturnya sesuai keinginan Anda, atau Anda bisa memakai tool online lain yang lebih mampu dikustomisasi.
5. Buat Artikel Bersambung
Seperti artikel ini (hehe), ada kalanya Anda menulis suatu topik terlalu panjang sehingga akan terkesan menjemukan jika dijadikan satu posting. Mengapa tidak dipecah dalam bentuk artikel bersambung? Sertakan tautan dari seri artikel yang satu dengan seri yang lain sehingga pembaca yang penasaran ingin membaca habis artikel tersebut akan (terpaksa) mengeklik tautan tersebut untuk membaca kelanjutannya. Jelas ini akan meningkatkan internal linking blog Anda, tetapi usahakan jangan menggunakan ini secara berlebihan karena akan membuat pembaca malas dan kerepotan.


Comments
Post a Comment