10 Kiat Meningkatkan Internal Linking Blog Anda (bagian 2)


Apakah Anda sudah menerapkan 5 tips mudah meningkatkan internal linking blog Anda di posting sebelumnya? Bagus. Kini saatnya Anda melanjutkannya dengan melakukan 5 lagi tips tambahan untuk menurunkan bounce rate blog Anda dan membuat pembaca betah di blog Anda.

6. Buat Rangkuman Mingguan atau Bulanan

Ada blogger yang menggunakan format seperti editorial yang merangkum tautan ke artikel-artikel apa saja yang telah ditulis selama seminggu atau sebulan terakhir. Ini cara yang kreatif. Selain untuk mengevaluasi apa saja yang telah Anda kerjakan selama seminggu atau sebulan terakhir, rangkuman seperti ini juga mampu meningkatkan internal linking blog Anda. Pembaca yang mungkin ketinggalan dengan artikel terbaik Anda dalam kurun waktu seminggu atau sebulan terakhir akan sangat terbantu dengan rangkuman seperti ini.

7. Kustomisasi Halaman Error 404

Ada kalanya pengunjung mengetikkan URL yang salah dari blog Anda sehingga mereka ter-redirect ke halaman error 404 yang menyatakan bahwa mereka mengunjungi alamat yang salah. Nah, ini kesempatan yang baik bagi Anda untuk meningkatkan internal linking blog Anda. Anda bisa menyulap file 404.php default dengan menyertakan berbagai tautan ke blog Anda, sehingga pengunjung-pengunjung yang tersesat ini bisa membaca artikel lain yang mungkin mirip dengan artikel yang awalnya mereka cari. Kustomisasi ini berbeda-beda tergantung platform blog Anda: untuk Wordpress, misalnya, Anda bisa mengikuti instruksi di Wordpress Codex (http://codex.wordpress.org/Creating_an_Error_404_Page) untuk melakukannya.

8. Buat Tautan di Footer

Tergantung dari theme blog Anda, terkadang footer blog Anda terbiarkan kosong tanpa terisi konten-konten yang potensial. Coba letakkan beberapa tautan ke halaman-halaman penting di blog Anda (mungkin ke halaman Sitemap, FAQ, dan lain-lain) sehingga pembaca-pembaca yang telah membaca sampai batas bawah halaman akan terpancing untuk memberikan klik kedua mereka (yang tentunya akan mengurangi bounce rate blog Anda!). Ini juga memudahkan pembaca untuk membuka halaman-halaman penting tanpa harus scrolling ke bagian atas blog Anda, di mana biasanya menu dan tautan-tautan ditempatkan.

9. Tempatkan Tautan di Badan Artikel

Sembari Anda mengetik posting baru, Anda tentu akan menyadari ada beberapa kata yang sepertinya cocok jika ditautkan ke artikel lain di blog Anda. Misalnya ketika saya mengetikkan "...tentunya akan mengurangi bounce rate blog Anda...", saya ingat bahwa saya pernah menulis artikel tentang bounce rate, sehingga saya memutuskan menautkan kata "bounce rate" pada kalimat di atas ke artikel tersebut. Tentunya, Anda harus ingat benar posting apa saja yang pernah Anda buat di masa lalu agar Anda mudah melihat potensi tautan dari setiap kata yang Anda ketik dalam posting terbaru Anda.

10. Plugin aLinks untuk Wordpress

Tips terakhir ini hanya untuk pengguna Wordpress. Wordpress punya plugin aLinks yang otomatis akan membuat tautan pada kata atau frasa yang sering ditulis di blog post Anda. Plugin ini dirancang tidak hanya untuk meningkatkan internal linking tetapi juga external linking.


Comments