8 Sifat Kepemimpinan ala Rektor UPN Jogjakarta

Oleh: Didit Welly Udjianto
(Rektor UPN 'Veteran' Yogyakarta)
-----
Menjelang Pemilu 2009 kita disungguhi calon pemimpin yang 'terpampang' di sepanjang jalan. Mereka yang sebenarnya mengemban memayuhayuning bawana, bersikap tegas dalam amar makruf nahi munkar.

Bagi masyarakat Jawa, tentu tidak asing dengan Prabu Sri Rama Wijaya raja Ayodya dan Prabu Sri Bathara Kresna raja Dwarawati. Kedua raja besar yang adil, berwibawa, arif dan bijaksana yang menguasai 'Ilmu Hastha Brata'. Delapan Perwatakan tsb. Antara lain:

1. Hambeging Kisma (wataknya bumi) yang bermakna suka berderma, kaya hati, tak ada keluh kesah.
2. Hambeging tirta (wataknya air) yaitu selalu mengalir ke bawah, rendah hati, tenang dan jernih dalam kehidupannya.
3. Hambeging Samirana (wataknya angin). Selalu meneliti dan menyusup kemana mana. Mampu mengetahui persoalan yang timbul di masyarakat dengan akurat.
4. Hambeging Samudro (wataknya lautan). Luas hati dan siap menerima keluh kesah orang lain tanpa pandang bulu.
5. Hambeging Candra (wataknya bulan) mampu menerangi dan menghadirkan nuansa keindahan religius untuk selalu mengingat Allah.
6. Hambeging Surya (wataknya matahari). Mampu memberi daya energi dan kekuatan pada orang lain serta Istiqomah dalam perjalanannya dari sejak terbit hingga terbenam.
7. Hambeging Dahana (wataknya api) sifat positif yang serius dan mampu menyelesaikan masalah.
8. Hambeging Kartika (wataknya bintang). Mampu menjadi penunjuk jalan dan arah kiblat.

Sudah selayaknya pemimpin juga memiliki DELAPAN sifat tsb sehingga mampu membawa negeri ini menjadi negeri gemah ripah loh jinawi, tata tentrem karta raharja, thukul kang sarwa tinandhur.

--------
sumber: koran KR, 3 February 2009.

Comments