Silkoh Penuh Ibroh

by: Dimar Assidiqi
REJOSARI SRIMARTANI: Selasa 28 November 2008 jam 19.30 Team Silkoh PKS Srimartani melanjutkan "tradisi" SILKOH nya ke Dusun Rejosari. Kali ini kami mengunjungi bapak Ponijan. Beliau adalah Kordus kita dan kebetulan kemarin jadi calon Dukuh walaupun akhirnya gagal mendapat suara terbanyak.
Di sana kami banyak membicarakan perkembangan dan informasi-informasi terkini dari dusun Rejosari. Yang alhamdulillah walaupun beliau gagal untuk menjadi dukuh, tapi beliau masih menjadi tokoh sentral dusun Rejosari.

Khusus tentang pencalonan beliau maju menjadi dukuh kemarin, beliau juga sedikit banyak bercerita lika-liku perjalanan proses tersebut. Beliau menyampaikan bahwa sama sekali beliau tidak menggunakan cara "money politik" dalam mendapatkan suara. Padahal sudah ada beberapa teman yang menyodorinya bantuan uang yang cukup besar, kalau toh beliau mengiginkan. Tapi beliau tidak bergeming. Entah bagaimana dengan calon yang lain.

Untuk review saja, pemilihan dukuh di dusun rejosari yang berlangsung sekitar bulan agustus 2008 lalu diikuti 3 calon dukuh. Dan pak Ponijan menjadi salah satunya calon yang memang bukan beliau sendiri yang mencalonkan, melainkan majunya beliau dalan PilDuk karena warga yang mengajukannya. Terkait biaya dan sebagainya tentunya juga disokong oleh iuran sebagian warga.

Pun demikian ternyata hasilnya pak Ponijan kalah tipis dengan Dukuh terpilih. Di urutan pertama, dukuh terpilih mendapatkan 221 suara, sementara pak Ponijan yang notabene "tidak menggunakan apa-apa" mendapatkan 201 suara dan calon dukuh ketiga mendapatkan sekitar 67 suara. Pun demikian itu semua tidak lantas membuat pak Ponijan kecewa, beliau malah mengungkapkan: "Memang sudah takdir dari Alloh bahwa saya lebih baik tidak jadi dukuh mas, saya yakin tentang itu".

Subhanalloh, banyak pelajaran yang bisa kai ambil dari Silkoh kami kali ini. Dari kesabaran pak Ponijan, sampai ketegaran hati beliau menghadapi itu semua. Mudah-mudahan itu bisa menjadi Ibroh bagi kita semua.

Satu permintaan lagi, semoga "TRADISI SILKOH" ini bisa senantiasa dipertahankan walaupun sudah habis bulan syawal tahun ini. Semoga.

Comments