Facebook dan Twitter adalah dua dari sekian banyak media sosial yang terus lahir setiap harinya. Keduanya adalah yang terpopuler, walaupun banyak media sosial berkembang lainnya seperti Google+ dan LinkedIn memperketat persaingan meraup pengguna media sosial di internet. Pergeseran pola komunikasi sosial dan perubahan psikologis manusia pada akhirnya menjadi salah satu dampak yang tidak bisa dielakkan. Salah satunya adalah tentang kecanduan media sosial.
TotalDUI.com merilis sebuah infografik tentang kecanduan media sosial. Dari riset dan survei yang mereka kerjakan terhadap sejumlah responden tentang media sosial, TotalDUI memperoleh beberapa fakta mencengangkan tentang hal ini.
Salah satunya adalah tentang penggunaan media sosial. 50% lebih responden mengaku bahwa mereka mengunjungi situs media sosial setiap hari. Sebagian besar dari mereka juga mengaku bahwa situs media sosial adalah hal yang positif sehingga mengunjunginya dengan frekuensi yang cukup tinggi bukanlah sebuah masalah. 50% di antara mereka, misalnya, mengatakan bahwa media sosial membantu mereka menemukan teman baru, sementara 30% lainnya mengaku bahwa dengan mengunjungi situs media sosial, mereka seperti sedang berinteraksi sosial seperti pada umumnya.
Di lain pihak, 4 dari 5 pelajar di Amerika mengaku tidak nyaman jika dalam sehari mereka terputus dari dunia media sosial. Banyak dari mereka juga tidak mampu untuk tidak menggunakan media sosial selama 24 jam penuh. Mereka mengaku merasa depresi, bingung, gelisah, panik, bahkan kesepian jika tidak memakai media sosial dalam sehari.
Hal lain yang mengejutkan adalah banyak responden yakin bahwa menahan diri untuk tidak mengirim pesan tweet itu jauh lebih susah daripada berhenti merokok atau mengonsumsi alkohol. Ini didasarkan pada fakta bahwa mengirim pesan tweet tidak membutuhkan biaya ekonomis sehingga rasanya sayang jika tidak mengirim pesan tweet dalam sehari. Sebagian dari mereka yang mengaku kecanduan media sosial juga kecanduan menggunakan gadget seperti ponsel atau laptop, karena keduanya menjadi sarana untuk terhubung ke media sosial.
Pada hakikatnya, media sosial memang didesain untuk menarik pengguna untuk kembali mengunjungi situs tersebut di kesempatan lain. Mereka melakukan ini secara psikologis dengan mengadakan fitur-fitur seperti notifikasi, komentar dan like, atau pembaruan status. Apakah Anda juga sependapat dengan beberapa fakta tentang kecanduan media sosial ini?


Comments
Post a Comment