Sistem Kerja Facebook Dalam Menampung Penggunanya (Bagian 1)

                                  

 

Beberapa hari lalu memang melalui akun resminya sang pendiri Facebook Mark Zurckerberg mengumumkan bahwa Facebook kini di huni mencapai 1 miliar lebih pengguna. Berarti, 1 dari setiap 7 penduduk planet bumi sudah terdaftar di situs jejaring sosial itu. Dan dengan kecepatan pertumbuhan sekitar 1000 user baru per menit, jumlah itu akan terus bertambah.

Pencapaian ini tentu sungguh luar biasa mengingat Facebook adalah perusahaan yang baru berdiri sekitar 8 tahun. Jelas ada rahasia kiat sukses Facebook dalam hal ini, apalagi di tengah tenggelamnya jejaring sosial lain, sebut saja almarhum friendster, MySpace, plurk dan Google+ yang sedang terseok-seok untuk bangkit dalam keterpurukan.

Membuat sebuah sistem kerja yang bisa menampung aktivitas dari 1 miliar user tentu memerlukan racikan khusus dalam cara bekerja. Para teknisi Facebook bekerja sangat disiplin. Mereka di dorong untuk tidak takut berbuat salah. 'Move Fast, Break Things' adalah motto mereka. Berbuat salah bukanlah sebuah dosa, yang penting setelah itu segera diperbaiki.

Jika perusahaan software lainnya merilis produknya akan melalui sejumlah versi seperti alpha dan beta, bahkan mungkin beberapa versi RC (release candidate) sebelum versi final diluncurkan ke publik, namun tidak demikian dengan Facebook.

Facebook harus cepat dalam mengembangkan dan membuat fitur-fitur baru untuk membuat penggunanya betah didalam menggunakan Facebook. Jika Facebook mempunyai sejumlah alternatif fitur-fitur baru, maka sebelum diputuskan mana yang akan digunakan, mereka akan langsung mencobanya kepada seluruh pengguna dengan memberikan fitur A kepada sebagian user, dan fitur B kepada sebagian lainnya, untuk kemudian disesuaikan tergantung dari feedback yang didapat.

Penerapan sistem kerja Facebook yang seperti ini, tentu saja menuai berbagai masalah dan protes dari para penggunanya. Seperti masalah kebijakan privasi yang sempat menjadikan Facebook bulan-bulanan protes.

Namun, karena sistem kerja Facebook menganut filosofi 'berbuat salah, bukanlah kejahatan' dan 'semakin cepat menemukan kesalahan, semakin baik', Facebook akhirnya tetap bisa mengatasi itu semua dengan melakukan perbaikan secepat mungkin, sehingga pengguna dapat kembali menggunakannya dengan nyaman.

Dengan sistem kerja seperti itu dan kecepatan beradaptasi terhadap perkembangan pertumbuhan pengguna, maka tidak heran kalau mereka mampu membangun sistem yang mampu menampung 1 miliar lebih pengguna didalamnya.


Sungguh luar biasa sistem kerja Facebook. Dibalik pemakaiannya yang mudah, bervariasi, komplit dan menarik, ternyata kerumitan yang ada di Facebook benar-benar hebat. Tidak semua hal-hal luar biasa itu berasal dari sesuatu yang sederhana, namun terkadang sesuatu yang sederhana berasal dari hal-hal yang luar biasa.




Comments