Tahukah Anda bahwa dari lebih dari 900 juta pemilik akun Facebook, 83 juta di antaranya merupakan akun palsu? Angka yang cukup signifikan, karena itu hampir 10% dari total pengguna Facebook. Anda pernah menemukan akun palsu? Akun media sosial palsu adalah akun yang dibuat tidak untuk dikelola oleh manusia, tetapi oleh robot script atau sejenisnya.
Lalu, bagaimana dengan akun-akun yang menjadi subscriber Anda di Facebook? Anda tentu tidak ingin segala jerih payah Anda mempromosikan bisnis Anda di Facebook justru sia-sia karena sebagian dari yang menyaksikan promosi tersebut ternyata adalah akun palsu. Belum lagi di Twitter. Twitter? Ya, di Twitter pun ada akun-akun palsu seperti ini dalam jumlah yang signifikan.
Untungnya, untuk Twitter, telah ada sebuah layanan dari StatusPeople yang mampu menganalisa dan mendeteksi akun palsu dari seluruh follower Anda. Nama layanannya adalah Fake Followers Check, berlokasi di fakers.statuspeople.com. Layanan ini akan mengambil sampel 500 follower akun Twitter Anda dan "menguji" mereka dari serangkaian kriteria akun palsu. Kriteria-kriteria tersebut antara lain dilihat dari jumlah follower, jumlah akun yang di-follow, dan aktivitas tweet yang pernah dilakukan. Dari persentase "ujian" tersebut, akan diperoleh data berapa banyak follower Anda yang tergolong akun palsu.
Sebenarnya, layanan ini akan lebih akurat jika Anda memiliki kurang dari 10 ribu follower, tetapi Fake Followers Check mengklaim bahwa jumlah tersebut tidak masalah.
Bagaimana caranya? Buka situs tersebut, lalu hubungkan akun Twitter Anda dengan aplikasi Fake Followers Check dengan mengeklik "Connect to Twitter". Tunggu hingga beberapa menit agar layanan tersebut bisa mengumpulkan data-data yang diperlukan. Setelah itu, Anda akan disajikan statistik persentase jumlah akun yang tergolong palsu (fake), tidak aktif (inactive), dan baik-baik saja (good).
Apakah analisis layanan tersebut akurat? Francisco Rosales dari SocialMouths.com mengetes akun @Mashable yang memiliki hampir 3 juta follower dalam Fake Followers Check. Hipotesisnya, semakin populer sebuah akun maka semakin banyak jumlah follower palsunya. Dari pengetesan tersebut, diperoleh hanya 51% follower yang tergolong baik-baik saja (good). Angka yang mengejutkan.
Jadi, berapa persen follower Anda yang ternyata akun palsu?


Comments
Post a Comment