Banyak pengguna Facebook yang mengeluhkan profil dan News Feed mereka yang tiba-tiba "diambil alih" dengan konten dewasa dan konten kekerasan. Menurut para ahli media sosial, adalah sebuah virus bernama ZDNet yang menyebabkan ini semua. ZDNet tersebar melalui tautan dari satu pengguna ke pengguna lain ketika salah satu pengguna, sengaja atau tidak sengaja, mengeklik tautan tersebut.
Ada apa? Mengapa Facebook tidak bisa mengatasi atau mencegah serangan malware (malicious software) seperti ini sehingga tidak terlanjur menginfeksi para penggunanya? Berbagai keluhan ini telah dialamatkan ke Facebook tetapi tidak banyak solusi yang ditawarkan. Beberapa dari pengguna ini pada akhirnya beralih ke Twitter untuk berkeluh-kesah.
Tentu saja konten seperti ini sangat mengganggu. Apalagi jika konten ini muncul di halaman akun pengguna berusia muda atau anak-anak, tentu saja ini tidak baik bagi mereka. Konten-konten ini tidak selalu berkaitan dengan hal-hal pornografi atau kekerasan ekstrim, tetapi bisa berupa gambar-gambar kekerasan terhadap hewan, pornografi anak, dan lain-lain.
Facebook telah merilis pernyataan mengenai kesiagaan mereka menindaklanjuti dan menghapus aktivitas malware seperti ini. Bahkan Facebook juga telah menyatakan akan mempersiapkan investigasi khusus untuk mengusut tuntas asal-muasal hal ini. Tetapi, tentu saja ini sudah terlambat. Beberapa pengguna bahkan sudah terlanjur menutup (mendeaktivasi) akun mereka karena khawatir serangan malware ini kian merusak.
Lalu, apa yang bisa kita lakukan sementara Facebook tengah bergulat mencari solusi yang efektif atas hal ini? Tentu saja, di media sosial semua orang bisa melakukan segala interaksi sosial yang memungkinkan. Tugas kita adalah berhati-hati dan waspada. Jangan mudah mengeklik tautan sembarangan. Kalau perlu, unfriend atau unsubscribe teman atau Facebook page tertentu yang Anda rasa mencurigakan. Lebih lanjut, jaga anak-anak Anda dalam beraktivitas di Facebook, jika mereka mempunyai akun Facebook. Anda tentu tidak mau masa tumbuh-kembang anak Anda tercemar karena hal-hal merusak seperti ini, bukan?



Comments
Post a Comment