Pemuda bernama Mao Sugiyama yang umurnya belum genap 22 tahun mempunyai perilaku yang tidak waras dan bisa dikatakan sebagai kelainan seks / aseksual. Mao Sugiyama tidak tertarik sama sekali dengan aktivitas seksua, sehingga Mao Sugiyama memotong dan memasak penisnya sendiri untuk dijual dengan harga mahal.
Mao Sugiyama yang bekerja sebagai chief (juru masak) memotong penis, testis dan buah zakarnya. Mao Sugiyama memasak dan mengolah penisnya dengan jamur kancing dan daun parsley. Menu ini dijualnya kepada 5 orang dengan harga Rp.2,4 juta untuk 1 porsi. Menu olahan Sugiyama ini khusus disajikan pada acara makan malam yang dihadiri oleh puluhan orang.
Tindakan Mao Sugiyama mengolah penisnya untuk diperjualbelikan menimbulkan kontroversi. Pemuda ini dikenakan ancaman kurungan penjara selama 2 tahun dan denda sekitar Rp.305 juta.



Comments
Post a Comment