Up Grading Bidpuan PKS Piyungan

Akhir Januari 2012 kemarin, Bidpuan DPC PKS PIYUNGAN mengadakan rotasi kepengurusan. Bidpuan yang sebelumnya diketuai oleh Bu Prapti Suwarni, kini diganti oleh Bu Nur Hidayah. Selain itu, sekretaris, bendahara dan PJ Pos WK juga mengalami pergantian. Rotasi kepengurusan yang baru diharapkan membawa angin segar bagi Bidpuan dan juga sebagai sarana pembelajaran kepemimpinan bagi kader akhwat dan ummahat di Piyungan.

Ahad, 26 Februari 2012 Bidpuan DPC PKS PIYUNGAN mengadakan Up Grading Pengurus dan PJ Pos WK sekaligus konsolidasi internal di Masjid Khalid bin Walid, Gampingan, Sitimulyo. Acara ini diikuti oleh pengurus Bidpuan DPC, pengurus bidpuan DPRa dan PJ Pos WK se Piyungan.

Sesuai agenda, pukul 08.30 acara dimulai dengan MC bu Layla dan tilawah oleh Mbak Aan. Selanjutnya sambutan ketua Bidpuan, bu Hida. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan kisah burung pipit dalam upaya turut serta memadamkan api raja Namrud. Pelajaran yang dapat diambil, dakwah kita mengajarkan kontribusi bukan posisi. Sekecil apapun kontribusi kita untuk dakwah ini pasti selalu berarti. Tidak ada yang sia-sia selama yang tanam adalah sebuah kebaikan, meski panennya entah kapan. Dari sini, para kader dan ummahat diharapkan semakin semangat dalam berkontribusi baik melalui taklim, Pos WK ataupun wajihah lainnya.

Acara selanjutnya adalah pengarahan umum dari Bidpuan DPD PKS Bantul yang diwakili oleh bu Nur Hayati, SE. Tugas dari Bidpuan ada dua : mengokokohkan keluarga dan membina keluarga. Perempuan, adalah pemimpin perubahan ; tinggal dipilih mana perubahan ke arah baik atau buruk. Oleh karena itu, optimalisasi peran kader baik melalui Pos WK, Majelis taklim ataupun lainnya sangat signifikan dalam proses pendidikan kaum perempuan. Karenanya, setiap kader diwajibkan aktif terlibat langsung dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dilingkungannya, dan lebih bagus lagi menjadi bagian dari struktur sosial masyarakat. Dengan peran-peran tersebut insyaalloh peluang kader untuk berkontribusi dalam perubahan dan perbaikan masyarakat semakin terbuka lebar.

Seiring bu Nur menutup paparan dan informasinya yang luar biasa, tampak mobil pembicara berikutnya memasuki halaman masjid. Sambil menunggu, panitia membagikan doorprize yang disambut riuh oleh peserta. Semua berlomba mendapatkannya. Lumayan, mencairkan keseriusan peserta.

Acara selanjutnya adalah materi inti yang disampaikan oleh Ust. Nurohman tentang Public Speaking. Ustadz yang sejak SD telah menjadi orator juga mubaligh kecil di daerahnya ini secara gamblang dan semangat berbagi ilmu kepada peserta up grading. Teorinya kelas dunia, tapi beliau menyampaikan dengan contoh kelas ndeso :) maksudnya, binaan Bidpuan DPC PKS PIYUNGAN memang mayoritas ibu-ibu kampung, jadi teori-teori mudah dimengerti dan asyik diikuti.

Ada tiga point besar yang beliau sampaikan :

1. Karakteristik komunikator ulung (ketulusan, pengetahuan, kemenarikan)

2. Bagaimana agak komunikasi publik tidak gagal (persiapan yang baik --materi, kenali audience-- miliki back up materi --kata kunci, ayat2, hadits--, praktekkan sebelum tampil.

3. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemenarikan pembicaraan kita (tidak hanya mengandalkan kata, nada suara, visual expression -kontak mata, bahasa tubuh, ekspresi wajah)

Subhanalloh ... Luar biasa acara pagi sampai siang ini, penuh dengan nuansa keilmuan-ilmu yang luar biasa. Dipenghujung acara, semua PJ Pos WK diberikan buku Laporan Pos WK. Menurut bu Hida, buku ini sebagai sarana komunikasi sekaligus kerapian administrasi. Selama ini, administrasi Bidpuan kurang tertata rapi, sehingga kalau mencari arsip-arsip sibuk tanya sana - sini :)

Akhirnya...menjelang Dhuhur semua rangkaian acara telah paripurna, semoga ilmu yang didapat membawa manfaat sehingga menjadikan dakwah ke depan lebih baik. Amiin...

By : TiMedia


*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Kejayaan Indonesia

Comments