Diatas batu karang terdapat pura bernama Pura Tanah Lot. Panorama laut dan batu-batuan karang yang bertebing-tebing kelihat indah, terlebih lagi pada saat sore hari menjelang matahari terbenam, pantainya terlihat berwarna-warni akibat pantulan sinar matahari.
Di sebelah barat tampak dua buah batu karang yang menjorok ke laut, dan disebelah selatan kita dapat melihat bandar udara Ngurah Rai Bali.
Sementara sebelah utara dan timur tampak sawah dan ladang beserta pohon-pohon kelapa menghampar. bila air laut surut, terdapat onggokan batu-batu karang yang merupakan jalan menuju ke pura. Di dalam pura tersebut terdapat beberapa bangunan antara lain; sebuah meru tumpang lima untuk memuja Bhatara Dang Hyang Niratha, dan beberapa bangunan berbentuk padma.
| Foto Pura Tanah Lot, Bali |
| Foto Pura Tanah Lot, Bali |
Bila air laut surut para pengunjung dapat langsung sampai ke pelataran, tetapi jika air laut pasang, maka Tanah Lot ini akan terlihat seperti sebuah perahu terapung diatas air. pada sore hari hari pemandangan sunset sangat cantik kita menikmatinya di lokasi ini, namun sayangnya penulis tidak dapat mengabadikan fenomena tersebut, karena pada sore harinya di lokasi situasi alam sangat mendung.
Tanah Lot memberikan kesan tersendiri dalam memberikan pesan alam yang disampaikan para pengunjungnya, yang mau melihat dengan pikiran yang jernih. Bahwa hidup itu selalu mengalir seperti air, pasang atau pun surut merupakan hal yang biasa dan alami dalam proses kehidupan di dunia ini. Namun kita harus tetap tegar berdiri walau terkadang diri kita terasingkan atau pun merupakan bagian dari kehidupan lingkungan kita atau pun tidak. Prinsip dan komitment serta menerima qodar yang telah ditentukan Nya merupakan kunci dari segala sesuatu daya tarik tempat ini. Begitulan pesan yang dapat penulis terjemahkan dalam pesan alam di Tanah Lot, Bali.


Comments
Post a Comment