Bakpia merupakan makanan ciri khas dari daratan Tionghoa yang dikenal dengan nama "tou lok pia". kue ini berbentuk bulat yang isinya beragam, mulai dari daging yang sudah dilumatkan hingga olahan kacang hitam atau kacang hijau.

Ini menunjukkan pada jaman kerajaan sudah berbaurnya penduduk masyarakat setempat dengan penduduk dari masyarakat Tionghoa di tanah Jawa khususnya Yogyakarta.



Untuk dapat merasakan kue bakpia, kita tidak perlu datang ke Tionghoa. Karena kue bakpia kini banyak diproduksi di daerah Yogyakarta di toko-toko kue milki warga Tionghoa.

Kue bakpia yang diproduksi oleh masyarakat Tionghoa Yogyakarta, terkenal dengan nama kue bakpia pathuk. Karena tempat produksi bakpia ini berada di daerah Pathuk, Yogyakarta, tidak jauh dari kawasan Malioboro.

Bila kita melihat pada kemasan kue bakpia pathuk, terdapat gambar sebuah logo berupa angka seperti 25, 75 dan angka lainnya. Pada umumnya logo nomor tersebut merupakan nomor rumah yang memproduksi kue bakpia tersebut. Dan angka tersebut diyakini membawa hoki bagi para produsen kuenya. Walau pun hal ini merupakan mitos untuk sebagian orang namun hal ini masih tetap digunakan bagi mereka yang mempercayainya.

Agar kue bakpia terasa cocok di lidah masyarakat Yogyakarta dengan harga terjangkau maka, para produsen membuat kue bakpia dalam menginovasikan penampilannya dengan tampilan ukuran yang lebih kecil, perubahan yang inovasi juga dilakukan pada isi kue bakpia yang menggunakan kacang hijau yang dihaluskan.

Kini bakpia pathuk menjadi ciri khas oleh-oleh atau pun makanan cemilan dari Yogyakarta. Jadi bagi Anda pecinta makanan cemilan perjalanan yang dapat mengganjal perut dari rasa rasa lapar.







Comments