SYARIAH Consultant Center (SCC) atau pusat konsultasi Syariah DPW PKS Sulsel akan menggelar temu Alim Ulama se-Sulsel di Hotel Mercure, Makassar. Mereka akan memperbincangkan banyak hal selama tiga hari terhitung mulai Minggu, 27-29 November mendatang.
Mulai dari perbincangan tentang syariah, pendidikan, sosial, budaya, hingga politik dan konstitusi akan menjadi topik utama pembicaraan kegiatan tersebut. Para alim ulama ini berasal dari kalangan eksternal PKS yang dimintai kesediaannya oleh pengurus DPD PKS di Sulsel.
Ketua Panitia Temu Alim Ulama, Hadi Ibrahim Baso, mengatakan meski kegiatan ini dipelopori oleh PKS namun ia menjamin kegiatan ini akan bersih dari warna dan bendera partai politik tertentu.
Ia juga menjamin, acara ini bukan sebagai upaya PKS Sulsel menggalang dukungan dari kaum alim ulama untuk kepentingan politiknya di Sulsel. Acara ini menurutnya, telah dikerjasamakan dengan Biro Mental dan Spiritual Pemprov Sulsel.
SCC PKS Sulsel meminta 24 DPD PKS di Sulsel untuk menghadirkan dua tokoh ulama dari ekternal partainya di daerah untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hingga Kamis (24/11/2011) telah ada 115 alim ulama yang mengkonfirmasikan kehadirannya di acara tersebut.
“Ini murni forum diskusi alim ulama, tidak ada kepentingan partai politik tertentudi dalamnya. Saya menjamin tidak ada atribut partai di acara ini, apalagi sudah dikerjasamakan dengan pemprov,” kata Hadi, Kamis (24/11/2011).
Diskusi yang rencananya akan dipandu oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Prof Dr Arifuddin Ahmad ini akan menghadirkan Ketua SCC DPP PKS KH Surahman Hidayat sebagai keynote speaker, sedangkan sebagai pembicara SSC akan melibatkan perwakilan Nahdlatul Ulama KH Burhanuddin, perwakilan PW Muhammadiyah KH Jalaluddin Sanusi, dan Ketua SSC PKS Sulsel KH Arsul Maddupe.(*)
*)http://makassar.tribunnews.com/2011/11/24/pks-kumpulkan-alim-ulama-sulsel
*)foto (atas): Seminar Nasional Keumatan menghadirkan perwakilan NU, Muhammadiyah, MUI dan Dewan Syari'ah PKS dalam Rangka Mukernas PKS di Yogyakarta (25/2/2011)
*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia
Mulai dari perbincangan tentang syariah, pendidikan, sosial, budaya, hingga politik dan konstitusi akan menjadi topik utama pembicaraan kegiatan tersebut. Para alim ulama ini berasal dari kalangan eksternal PKS yang dimintai kesediaannya oleh pengurus DPD PKS di Sulsel.
Ketua Panitia Temu Alim Ulama, Hadi Ibrahim Baso, mengatakan meski kegiatan ini dipelopori oleh PKS namun ia menjamin kegiatan ini akan bersih dari warna dan bendera partai politik tertentu.
Ia juga menjamin, acara ini bukan sebagai upaya PKS Sulsel menggalang dukungan dari kaum alim ulama untuk kepentingan politiknya di Sulsel. Acara ini menurutnya, telah dikerjasamakan dengan Biro Mental dan Spiritual Pemprov Sulsel.
SCC PKS Sulsel meminta 24 DPD PKS di Sulsel untuk menghadirkan dua tokoh ulama dari ekternal partainya di daerah untuk berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hingga Kamis (24/11/2011) telah ada 115 alim ulama yang mengkonfirmasikan kehadirannya di acara tersebut.
“Ini murni forum diskusi alim ulama, tidak ada kepentingan partai politik tertentudi dalamnya. Saya menjamin tidak ada atribut partai di acara ini, apalagi sudah dikerjasamakan dengan pemprov,” kata Hadi, Kamis (24/11/2011).
Diskusi yang rencananya akan dipandu oleh Dekan Fakultas Ushuluddin dan Filsafat Prof Dr Arifuddin Ahmad ini akan menghadirkan Ketua SCC DPP PKS KH Surahman Hidayat sebagai keynote speaker, sedangkan sebagai pembicara SSC akan melibatkan perwakilan Nahdlatul Ulama KH Burhanuddin, perwakilan PW Muhammadiyah KH Jalaluddin Sanusi, dan Ketua SSC PKS Sulsel KH Arsul Maddupe.(*)
*)http://makassar.tribunnews.com/2011/11/24/pks-kumpulkan-alim-ulama-sulsel
*)foto (atas): Seminar Nasional Keumatan menghadirkan perwakilan NU, Muhammadiyah, MUI dan Dewan Syari'ah PKS dalam Rangka Mukernas PKS di Yogyakarta (25/2/2011)
*posted by: Blog PKS PIYUNGAN - Bekerja Untuk Indonesia



Comments
Post a Comment