Ibu Pertiwi tercinta kembali teroreh tinta hitam, atas prilaku beberpa oknum profesi, hinggga Pengkebirian Pro - Justitia tidak dapat terelakkan oleh opini yang berkembang di masyarakat.
Jika kita mau mengamati dengan seksama, tak pelak, semua yang terjadi akibat dari kesalahan manusia semata. bangsa yang demikian religius ini sering mencampuradukan antara hal yang sebenarnya dengan kekuasaan.
Masyarakat sudah amat terbiasa menerima segala sesuatu peristiwa sebagai takdir tuhan, tanpa mau berusaha menguak apa yang menyebabkan terjadinya peristiwa itu secara akal sehat.
"Orang yang mempersulit dirinya dalam menjalankan profesinya; maka.
Profesinya tersebut akan benar-benar akan mempersulit dirinya."
Tidak menerima apapun sebagai hal yang benar; kecuali bila diyakini sendiri bahwa ini memang benar. Sudah semestinya berbagai pihak yang terkait melakukan intropeksi diri.
Jika kita mau melihat dari kaca mata yang lebih besar lagi, dengan berani bertindak tegas Pro- Justitia tanpa pandang bulu; maka dapat dipastikan dalam waktu singkat geliat bangsa ini menuju ke arah perbaikan dapat segera tercapai.
Tidak perlu ada lagi retorika saling menyalahkan dengan saling menyerang; selain menebar dendam yang tidak berkesudahan. Kehidupan masyarakat sekarang ini juga tidak lebih baik dari sebelumnya.
"Harapan akan mempengaruhi bagaimana diri kita melihat suatu realita;
Tetapi dapat juga mempengaruhi realita itu sendiri"
Masalah dapat merubah manusia; tetapi
Manusia tidak dapat merubah masalah.
SOLUSINYA :
Dengan mengatasi permasalahan yang kecil; maka
Kita dapat mengatasi permasalahan yang besar.
Ejawantah's Blog @2011



Comments
Post a Comment