Syahadat sebenarnya kesaksian. Dengan demikian, orang yang bersyahadat berarti orang yang bersaksi. Ada kesadaran yang hadir ketika kalimat itu diucapkan.
Ketika kata ”Allah” terucapkan, pada saat itu hati merasa yakin bahwa Dia sedang hadir di dalam Dzat Ilahi. Lepaslah kesaksian itu ke dalam Dzat Allah.
Gambar dari Google
Syahadat bertekad untuk menyadari rahmat Allah. Untuk menyadari kehadiran Allah di dalam hati yang paling dalam.
Karena kehendak Allah itu hakikatnya melekat di dalam hati yang paling dalam. Itulah wujud yang sebenarnya dari kehendak yang ada di dalam hati.
Karena kehendak Allah itu hakikatnya melekat di dalam hati yang paling dalam. Itulah wujud yang sebenarnya dari kehendak yang ada di dalam hati.
Sebagai rasa syukur yang sebenarnya terhadap karunia Allah. Dengan demikian yang diucapkan kalimat syahadat tetapi yang disadari sepenuhnya adalah rahmad Ilahi.
Dengan mengatasi permasalahan yang kecil; maka
kita dapat mengatasi permasalahan yang besar.
Ejawantah's Blog


Comments
Post a Comment