Kader-kader PKS Berlomba Menebar Kebaikan

(POTRET PROGRAM SILATUROHIM DPRa SRIMULYO)
DPC PKS Piyungan tengah gencar merealisasikan program silaturohim ke masyarakat. Kader-kader dan struktur DPRa yang ada di DPC Piyungan dengan penuh semangat mereka berlomba-lomba di jalan dakwah dengan agenda silaturohim.

Rabu sore (11/5) menjelang adzan maghrib beberapa kader Ikhwan DPRa Srimulyo memacu kuda besinya menuju sebuah Mushola di Dusun Bintaran Wetan. Agendanya adalah Silkoh (Silaturahim Tokoh). Rancangan Silkoh DPRa Srimulyo dimulai dengan sholat maghrib berjamaah di masjid atau mushola di dekat kediaman Tokoh yang akan didatangi, kemudian habis isya dilanjut liqo’ rutin pekanan.

Tim Silkoh yang hadir pada sore itu kang Putut Budiyanto, kang Aziz, kang Gino MA (Manten Anyar/Pengantin baru) dan kang Winarno Abdussalam (lurahe PKS Srimulyo). Silkoh ba'da maghrib itu ke rumah Bpk Haji Sadiran ( mantan Ketua LPMD Desa Srimulyo) yang baru saja meletakkan jabatan pada tgl 19 April 2011. Kata Beliau, “Kulo pun tuo wis kesel, arep istirahat. Ben ganti sing enom- enom.. “ (Saya sudah tua, capek. Mau istirahat. Biar gentian yang muda muda). Beliau termasuk tokoh yang disegani di Desa Srimulyo. Menjabat sebagai Ketua LPMD sejak era 60-an. Memiliki 3 orang anak.

Pada kesempatan itu, Pak Sadiran bercerita tentang Putranya yang pertama, mas Rudi namanya. Keuletan dan kejujuran dalam bekerja. Bersih, jujur terpecaya. Mulai bisnis bengkel motor dan mobil, dilirik PT Unilever sampai menjabat Kepala Cabang yang menangani Jogja Jateng dan sekarang dipercaya menjabat posisi penting di PT Indosat. “.. Modal jujur, ulet dan entengan (dermawan)..gak usah cari kerjaan, tapi pekerjaan yang mengejarnya…”. Ketika sedang asyiknya ngobrol, HP kang Winarno berbunyi..sebuah sms masuk dari akh Jono yg meminta bantuan Donor darah O, 3 orang untuk kakak iparnya yang mau di operasi cecar di RS Sardjito pada kamis pagi. Menjelang isya, Tim silkoh berpamitan dan menuju mushola dekat rumah Pak Robikan (sapaanya akh Robi, tuan rumah Liqo malam itu).

Jam 20.00 liqo dimulai dengan tadarus Al Qur’an dan kajian oleh Ustadz Wawan Wikasno. Permintaan donor darah pun di bahas setelah liqo selesai. Disepakati dari anggota liqo untuk datang malam itu juga ke RS Sardjito yang berjarak 40 km. 4 orang berdarah O (Gino, Putut, Aziz, Winarno) siap berangkat diantar dengan menggunakan mobil milik akh Robi (gol darah B).

Tiba di Sardjito langsung ditemui oleh mas Jarwo (kakanya akh Jono) dan diantar ke ruang PMI RS Sardjito. Pengalaman pertama Donor Darah bagi akh Gino. Pendonor malam itu cukup banyak. Diantara pendonor juga ada keluarga pasien yang menemani mereka. Tiba tiba ada seoarang ibu yang panik mencari pendonor Darah B bagi keluarganya. Walau kami tidak mengenalnya, tanpa berpikir panjang, kami langsung memanggil akh Robi yang duduk di luar. Akh Robi yang niatnya hanya mengantar, akhirnya ikut donor darah pada orang yang tidak dikenal, yang jelas rumahnya di sekitar Gamping Sleman.

Alhamdulillah, malam itu atas kuasa dan karunia Allah SWT kami mampu melaksanakan agenda-agenda dakwah, baik yang kami rencanakan (Silkoh+Liqo) maupun yang tidak kami rencanakan (donor darah). Hanya kepada Mu ya Allah, kami bersyukur dan bertawakkal.

*)liputan kiriman dari akh Winarno Abdussalam
(foto: silkoh dengan Pak Haji Sadiran)



*posted: pkspiyungan.blogspot.com

Comments