Tafsir Ibnu Kastir Volume 2






Tafsir Ibnu Kastir Volume 2

"Tafsir yasin Didalam Tafsir Ibnu Kasir

Allah berfirman: "Dalam permasalahan yang disebutkan, mereka telah ditetapkan (hukum) menjadi salah satu dari orang yang dikutuk, ketika datang kepada mereka satu hal yang menunjukan mereka, Kami telah membuat mereka seperti orang yang memiliki rantai di lehernya, dan tangan mereka diikat secara bersamaan di bawah dagu mereka sehingga kepala merka tertengadah. "Sebagaimana Allah berfirman: "فهم مقمحون (Sehingga kepala mereka tertengadah.) Imam ibnu kastir berkata : "dalam ayat ini Allah hanya menyebutkan rantai di sekitar leher dan Allah tidak menyebutkan sebuah kata tangan, meskipun disebutkan implikasi ayat tersebut.

Al-`Awfi telah berkata, hadist yang diriwayatkan dari Ibnu Abbas, ra, tentang Ayat tersebut : " إنا جعلنا فى أعنقهم أغللا فهى إلى الاذقن فهم مقمحون " Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka, lalu tangan mereka (diangkat) ke dagu, maka karena itu mereka tertengadah..) Ini seperti Ayat Allah didalam Q.S 17:29 :ولا تجعل يدك مغلولة إلى عنقك Dan janganlah tanganmu diikat ke lehermu. (pengibaratan seperti kikir atau pelit) (17:29). yaitu bahwa tangan mereka terikat dengan leher mereka dan mereka tidak dapat lurus. dan mereka keluar dalam rangka untuk melakukan perbuatan baik. فهم مقمحون (Sehingga kepala mereka tertengadah.)

Menurut Imam Mujahid "itu berarti kepala mereka tertengadah, dan tangan mereka diletakkan di atas mulut mereka, sehingga menahan mereka dari melakukan sesuatu yang baik. وجعلنا من بين أيديهم سدا (Dan Kami telah memasang penghalang(benteng) dihadapan mereka.

Imam Mujahid berkata, "Antara mereka dan kebenaran.''ومن خلفهم سدا (Dan penghalang(benteng) di belakang mereka,)Mujahid berkata, "Antara mereka dan kebenaran, sehingga mereka bingung.

Imam Qatadah berkata,." Mereka bergerak dari satu bentuk kesesatan yang lain.''فأغشينهم (Dan Kami telah meliputi mereka,)

Imam Ibnu kastir berkata : Destinasi ayat ini adalah :, `Kami telah membutakan mata mereka dari kebenaran. فهم لا يبصرون Sehingga mereka tidak dapat melihat.)

Imam Ibnu kastir berkata : yaitu, mereka tidak dapat memperoleh manfaat dari kebaikan atau petunjuk untuk itu.

Ibnu Jarir berkata, "Diriwayatkan dari Ibnu Abbas ra, pengunakan hutuf" Fa pada lapazh ''ighshaynahum `) bukan Fa'aghshaynahum dari Al-` Asha yang implikasinya adalah kelemahan dari penglihatan dan kebutaan mata mereka) yang kontennya merupakan keluhan mata

Abdur-Rahman bin Zaid bin Aslam berkata: " Allah menempatkan penghalang ini antara mereka antara Islam dan Iman, sehingga mereka tidak akan pernah mencapai itu,''dan beliau menyebutkan firman Allah SWT :

إن الذين حقت عليهم كلمة ربك لا يؤمنون - ولو جآءتهم كل ءاية حتى يروا العذاب الاليم


"Sesungguhnya orang-orang yang telah pasti terhadap mereka kalimat Tuhanmu, tidaklah akan beriman, meskipun datang kepada mereka segala macam keterangan, hingga mereka menyaksikan azab yang pedih. (surat yunus ayat : 96-97).

Beliau (imam Ibnu Kastir) berkata, "Siapapun orang yang sudah tolak oleh Allah, maka ia tidak akan pernah bisa untuk beriman kepadanya"`.

Imam Ikrimah berkata, : "Abu Jahal berkata, 'Jika aku melihat Muhammad, aku akan melakukan ini dan itu kepada muhammad." Kemudian Allah berfirman :إنا جعلنا فى أعنقهم أغللا Sesungguhnya Kami telah memasang belenggu dileher mereka ...) sampai dengan kalimat فهم لا يبصرون (Sehingga mereka tidak dapat melihat.) ''Beliau (Imam Ibnu Kastir berkata, 'hadist yang diriwayatkan oleh ibnu jarir dan beliau "Mereka berkata, ' ini Muhammad,' kemudian mereka berkata , 'Di mana muhammad' Dan dan mereka tidak bisa melihatnya.''

----------------------------------------------------Sebuah Ringkasan---------------------------------------------------

Sebuah Ringkasan : dari beberapa hadist yang telah dikemukakan diatas, yaitu hadist dari Ibnu Jarir ra yang bersumber dari Ibnu Abas ra dan juga hadist dari Imam ikrimah, punya kaitan erat dan hubungan dengan dua ayat diatas, yang menjadi sebab turunnya dua ayat tersebut. Yaitu : "إنا جعلنا فى أعنقهم أغللا dan sterusnya sampai kalimat "فهم لا يبصرون adalah kisah abu-jahal dan antek-anteknya yang ingin mencelakan nabi, bahkan mereka berencana ingin membunuh beliau. akan tetapi Allah membutakan mata mereka sehingga mereka tidak dapat melihat ." Allahu'lam bsshawab



Blog Yang Berhubungan :

Comments