
Reporter: Ikik Permanawati
---
Tumben ni, pangeran surya masih malu-malu menampakkan diri. Sembunyi dibalik bentangan awan putih-kelabu. Meski udah jam 08.00, serasa masih jam 06.00an. Efeknya udara jadi terasa lebih segeeer gitu. Sesegar semangaat akhwat ummahat para pendamping Pos Wanita Keadilan (PWK) yang sampai saat ini tersebar di 15 titik di kecamatan Piyungan.
Ahad (30/1/11), setelah pagi-pagi banget dapat suntikan 'imunisasi hamasah' dari ustadz Kang Makhroji, selang 2 jam berikutnya Bidang Kewanitaan DPC PKS Piyungan pun menggelar "imunisasi masal". Suntikan imunisasi untuk mempererat ukhuwah dan merefresh semangat dalam mendampingi dan mengelola PWK. Dikemas dalam bentuk upgrading, berlokasi di masjid TKIT ArRaihan, Sitimulyo.
Ngopeni (merawat-ed) 15 PWK, yang rata-rata terbentuk pasca gempa 2006, butuh keseriusan dan kesungguhan. Ndak bisa itu main-main saja. Tak heran bila ummi Nunung Bintari, aktivis senior PWK kab. Bantul yang selalu punya seabrek aktivitas saban harinya, pagi ini memilih menyulut motivasi para pendamping PWK di Piyungan. Meski beliau punya 3 agenda penting yang ndilalah waktunya bersamaan.
Lebih dari 30 orang Para pendamping PWK yang mengikuti upgrading. Sebagian besar adalah ummahat dengan 1 ato 2 ato 3 anak yang masih balita. Sisanya segelintir akhwat.
Ummi Nunung menyampaikan, bahwa sebagai perempuan harus menyeimbangkan antara urusan keluarga dan urusan dakwah. Jangan berat sebelah, caranya bagilah dengan adil.
"Biar ndak grusa-grusu, kita harus mengatur waktu dengan ketat. Kalo perlu di setiap ruangan rumah kita dipasang jam, dan kita harus targetkan alokasi waktu untuk setiap aktivitas."
"Untuk para akhwat ummahat yg bekerja di luar rumah, harus lebih ketat lagi. Kita sendiri yg bisa ngatur. Urusan kerja dan rumah kelar, segera agendakan urusan dakwah."
"Jangan biarkan diri kita menjadi pengangguran haroki. Apa itu? Yaitu aktivis yang tak punya amanah dakwah. Seorang pengangguran haroki akan menjadi bangkrut, tak ada panen bagi mereka selain kehancuran dan kerugian."
Waduh, mengerikan....
Ummi Nunung banyak memberikan tips dan trik agar sukses mengelola PWK. Juga bagaimana agar terbentuk tim yang solid. Para peserta pun tak menyiakan kesempatan untuk belajar dari pengalaman beliau dengan mengajukan pertanyaan tentang beberapa masalah yang timbul di lapangan.
Di akhir acara Ummi Nunung membagi beberapa buku seri motivasi, gratis. Yang tak kebagian, cukup terhibur karna panitia juga menyediakan belasan dooprize.
_*_#_*_#_

Jalan dakwah adalah jalan yang dipenuhi dengan segala yang dibenci oleh hawa nafsu, bukan merupakan jalan yang ditaburi bunga dan wewangi kesturi. Jangan harap meniti jalan dakwah selayak melintasi hamparan permadani.
Dakwah memerlukan kesabaran dan ketekunan memikul beban berat. Dakwah memerlukan kemurahan hati dan pengorbanan tanpa mengharapkan hasil yang segera, tanpa putus asa dan putus harapan. Usaha dan kerja yang terus menerus, hasilnya terserah pada Alloh, sesuai dengan waktu yang dikehendakiNYA. Mungkin juru dakwah tidak akan melihat hasil dakwah serta buahnya semasa hidup di dunia. Kita hanya disuruh beramal dan berusaha, tidak disuruh melihat hasil dan buahnya.
Dan PWK hanya salah satu dari sekian buaanyak medan dakwah.....
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com
Ahad (30/1/11), setelah pagi-pagi banget dapat suntikan 'imunisasi hamasah' dari ustadz Kang Makhroji, selang 2 jam berikutnya Bidang Kewanitaan DPC PKS Piyungan pun menggelar "imunisasi masal". Suntikan imunisasi untuk mempererat ukhuwah dan merefresh semangat dalam mendampingi dan mengelola PWK. Dikemas dalam bentuk upgrading, berlokasi di masjid TKIT ArRaihan, Sitimulyo.
Ngopeni (merawat-ed) 15 PWK, yang rata-rata terbentuk pasca gempa 2006, butuh keseriusan dan kesungguhan. Ndak bisa itu main-main saja. Tak heran bila ummi Nunung Bintari, aktivis senior PWK kab. Bantul yang selalu punya seabrek aktivitas saban harinya, pagi ini memilih menyulut motivasi para pendamping PWK di Piyungan. Meski beliau punya 3 agenda penting yang ndilalah waktunya bersamaan.
Lebih dari 30 orang Para pendamping PWK yang mengikuti upgrading. Sebagian besar adalah ummahat dengan 1 ato 2 ato 3 anak yang masih balita. Sisanya segelintir akhwat.
Ummi Nunung menyampaikan, bahwa sebagai perempuan harus menyeimbangkan antara urusan keluarga dan urusan dakwah. Jangan berat sebelah, caranya bagilah dengan adil.
"Biar ndak grusa-grusu, kita harus mengatur waktu dengan ketat. Kalo perlu di setiap ruangan rumah kita dipasang jam, dan kita harus targetkan alokasi waktu untuk setiap aktivitas."
"Untuk para akhwat ummahat yg bekerja di luar rumah, harus lebih ketat lagi. Kita sendiri yg bisa ngatur. Urusan kerja dan rumah kelar, segera agendakan urusan dakwah."
"Jangan biarkan diri kita menjadi pengangguran haroki. Apa itu? Yaitu aktivis yang tak punya amanah dakwah. Seorang pengangguran haroki akan menjadi bangkrut, tak ada panen bagi mereka selain kehancuran dan kerugian."
Waduh, mengerikan....
Ummi Nunung banyak memberikan tips dan trik agar sukses mengelola PWK. Juga bagaimana agar terbentuk tim yang solid. Para peserta pun tak menyiakan kesempatan untuk belajar dari pengalaman beliau dengan mengajukan pertanyaan tentang beberapa masalah yang timbul di lapangan.
Di akhir acara Ummi Nunung membagi beberapa buku seri motivasi, gratis. Yang tak kebagian, cukup terhibur karna panitia juga menyediakan belasan dooprize.
_*_#_*_#_

Jalan dakwah adalah jalan yang dipenuhi dengan segala yang dibenci oleh hawa nafsu, bukan merupakan jalan yang ditaburi bunga dan wewangi kesturi. Jangan harap meniti jalan dakwah selayak melintasi hamparan permadani.
Dakwah memerlukan kesabaran dan ketekunan memikul beban berat. Dakwah memerlukan kemurahan hati dan pengorbanan tanpa mengharapkan hasil yang segera, tanpa putus asa dan putus harapan. Usaha dan kerja yang terus menerus, hasilnya terserah pada Alloh, sesuai dengan waktu yang dikehendakiNYA. Mungkin juru dakwah tidak akan melihat hasil dakwah serta buahnya semasa hidup di dunia. Kita hanya disuruh beramal dan berusaha, tidak disuruh melihat hasil dan buahnya.
Dan PWK hanya salah satu dari sekian buaanyak medan dakwah.....
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com


Comments
Post a Comment