DAMAI BUKAN SUATU MIMPI BURUK

Mari kita perhatikan dan cermati di zaman yang sedang terkena halangan dan rintangan di sebuah negeri tercinta ini, sudah seharusnya diri kita mengurangi nyala api di hati hanya membawa kepada kesusahan buah dari jahatnya perbuatan.

Gapailah kedamaian jiwa, lindungilah hidup sesama akan mencegah diri kita dari para penjahat, mencegah diri kita dari perbuatan bejat.



Berbeda dengan orang yang opurtunis hilang kewaspadaan dekat dengan bahaya bagai bayangan yang selalu mengikuti perbuatannya menyusahkan hati sendiri, membelenggu bagai lingkaran setan. Hilang akal sehatnya, debu yang betiup angin nafsu dengan tingkah polanya dan janji-janji yang membawa kecewa.

Siapa yang ingin bertindak secara bertanggung jawab hendaknya mampu memahami batasan-batasan dan bertindak sesuai dengan kedudukannya, segala gangguan terhadap keselarasan kehidupan akan  merugikan semua pihak.

Manusia yang membuat rencana-rencana besar untuk memperbaiki negeri ini dan berusaha untuk melaksanakannya tanpa memperhatikan masyarakat dan alam merupakan tanda kesombongan, karena kekuasaan untuk mengubah suatu di dalam realitas tidaklah terletak di tangan manusia.

Setiap manusia, baik kecil maupun besar, baik penting atau tidak, memiliki tugasnya dalam keseluruhan. Perdamaian dan kemakmuran masyarakat bergantung dari; apakah setiap pihak telah memenuhi tugasnya tersebut sesuai dengan porsinya ?

Orang pandai tidak menampakkan kepandaiannya dan selalu mengandalkan perbuatan.
Pandai menghargai sesama agar dapat belajar dari siapa saja.

Siapa yang mengerti tempatnya dalam masyarakat di negeri ini, maka ia juga memiliki sikap yang tepat dan dengan demikian akan bertindak dengan tepat. Dan siapa yang membiarkan diri dibawa oleh nafsu dan pamrihnya yang melalaikan kewajibannya dan acuh tak acuh terhadap rukun serta hormat, dengan demikian memberikan kesaksian bahwa ia belum mengerti tempatnya dalam alam semesta ini sebagai manusia.


Dalam sifat manusia ada tanda yang terlihat di balik prilaku perbuatannya.
Berpayung ingat dan waspada :
Jangan biarkan lobang lengah dalam jiwa; 
Ikuti segala nasihat yang berguna;
Selalu mencari pengetahuan dan jangan malu untuk bertanya.
Dengan mengatasi permasalahan yang kecil; maka,
Kita akan dapat mengatasi permasalahan yang besar.



Ejawantah'sBlog @ 2011

Comments