Senin sore kemarin (13/12) lain dari biasanya. Sore itu cuaca Jogja cerah berbeda dengan sore-sore sebelumnya yang selalu berselimut awan dan bermandikan hujan. Sore cerah mendukung aktifitas kami di DPC PKS Piyungan yang akan menggelar syuro DPC plus buka puasa (senin) bersama.
Mulai pukul lima sore, satu persatu ikhwah berdatangan ke rumah akh Sarojo di dusun Banyakan, ujung barat Piyungan. Ada yang sudah rapih dari rumah dan banyak pula yang langsung dari tempat kerja masing-masing. Total lima belas ikhwan yang hadir. (khusus bidang kewanitaan ada syuro tersendiri).
Dhanie Asy-Syakib yang memandu jalannya syuro memulai dengan memimpin hadirin membaca basmalah. Karena-Mu ya Allah kami berkumpul, untuk-MU ya Allah kami hadir. Dilanjutkan tilawatil quran oleh akh Winarno Abdussalam.
Agenda syuro dimulai dengan dipimpin oleh ustadz Andi Tri Widodo Ketua DPC PKS Piyungan. "Berbahagia sekali kita bisa berkumpul dalam naungan ukhuwah yang menyatukan hati-hati kita di jalanNya. Syuro sekaligus ifthor ini juga untuk menjaga maknawiyah kita sebagai junudullah. Karena kemenangan dakwah hanya bisa disongsong dengan ukhuwah dan ruhiyah yang kokoh, keduanya bagai dua sayap yang siap terbang menggapai kemenangan," papar Ketua DPC Piyungan mengawali syuro.
Tujuh menit taushiyah pengantar syuro dari Ketua DPC, terdengar kumandang suara yang ditunggu-tunggu. Saat adzan maghrib. Ifthor jama'i dimulai dengan hidangan pembuka berupa teh hangat (tersedia juga es batu bagi yang pengin lebih suegerr), plus aneka cemilan dan buah yang bikin sumringah.
Beranjak kami ke masjid Nurut Taqwa tepat diseberang sohibul bait untuk menunaikan sholat maghrib. Usai sholat, hidangan utama disajikan tuan rumah dengan menu spesial Mangut Lele khas Bantul (Jogja). Alhamdulillah, benar-benar maknyus mangut ikan lele bikinan bu Fajariyah (istri akh Sarojo). Gurih, pedas dan asinnya pas! Apalagi pas laper seperti ini.
Agenda syuro dilanjutkan dengan membahas beberapa point diantaranya:
- Laporan dari pengurus ranting (DPRa) yang disampaikan Ketua DPRa masing-masing terkait kondisi kader, struktur, dan kegiatan.
- Membahas rencana Raker DPRa dan Raker DPC. Raker DPRa digelar akhir tahun dan Raker DPC awal tahun untuk membahas program kerja tahunan.
- Membahas agenda kegiatan DPC dan DPRa terdekat: Mabit di akhir tahun 2010, Mobilisasi kader dan simpatisan untuk relawan kalicode dan pemulihan merapi, Pembuatan Kalender 2011, Ta'limat Buka Puasa Asyuro (10 Muharram/Kamis 16 Desember) per kelompok liqo masing-masing.
- Mencanangkan bulan Muharram sebagai bulan silaturohim.
Alhamdulillah, beberapa agenda bisa dibahas. Jam menunjuk pukul 19.30 saat syuro berakhir dan ditutup dengan sholat isya berjama'ah.
"Sering-sering saja syuro ditempat ane, insya Allah stock lele masih tersedia," ujar akh Sarojo yang punya kolam ikan lele di rumahnya melepas para ikhwah yang berpamitan.
"Ke sekolah bawa buku.... Okelah kalo begitu....," balas rekan-rekan. ^_^
*posted by: pkspiyungan.blogspot.com
Mulai pukul lima sore, satu persatu ikhwah berdatangan ke rumah akh Sarojo di dusun Banyakan, ujung barat Piyungan. Ada yang sudah rapih dari rumah dan banyak pula yang langsung dari tempat kerja masing-masing. Total lima belas ikhwan yang hadir. (khusus bidang kewanitaan ada syuro tersendiri).
Dhanie Asy-Syakib yang memandu jalannya syuro memulai dengan memimpin hadirin membaca basmalah. Karena-Mu ya Allah kami berkumpul, untuk-MU ya Allah kami hadir. Dilanjutkan tilawatil quran oleh akh Winarno Abdussalam.
Agenda syuro dimulai dengan dipimpin oleh ustadz Andi Tri Widodo Ketua DPC PKS Piyungan. "Berbahagia sekali kita bisa berkumpul dalam naungan ukhuwah yang menyatukan hati-hati kita di jalanNya. Syuro sekaligus ifthor ini juga untuk menjaga maknawiyah kita sebagai junudullah. Karena kemenangan dakwah hanya bisa disongsong dengan ukhuwah dan ruhiyah yang kokoh, keduanya bagai dua sayap yang siap terbang menggapai kemenangan," papar Ketua DPC Piyungan mengawali syuro.
Tujuh menit taushiyah pengantar syuro dari Ketua DPC, terdengar kumandang suara yang ditunggu-tunggu. Saat adzan maghrib. Ifthor jama'i dimulai dengan hidangan pembuka berupa teh hangat (tersedia juga es batu bagi yang pengin lebih suegerr), plus aneka cemilan dan buah yang bikin sumringah.
Beranjak kami ke masjid Nurut Taqwa tepat diseberang sohibul bait untuk menunaikan sholat maghrib. Usai sholat, hidangan utama disajikan tuan rumah dengan menu spesial Mangut Lele khas Bantul (Jogja). Alhamdulillah, benar-benar maknyus mangut ikan lele bikinan bu Fajariyah (istri akh Sarojo). Gurih, pedas dan asinnya pas! Apalagi pas laper seperti ini.
Agenda syuro dilanjutkan dengan membahas beberapa point diantaranya:
- Laporan dari pengurus ranting (DPRa) yang disampaikan Ketua DPRa masing-masing terkait kondisi kader, struktur, dan kegiatan.
- Membahas rencana Raker DPRa dan Raker DPC. Raker DPRa digelar akhir tahun dan Raker DPC awal tahun untuk membahas program kerja tahunan.
- Membahas agenda kegiatan DPC dan DPRa terdekat: Mabit di akhir tahun 2010, Mobilisasi kader dan simpatisan untuk relawan kalicode dan pemulihan merapi, Pembuatan Kalender 2011, Ta'limat Buka Puasa Asyuro (10 Muharram/Kamis 16 Desember) per kelompok liqo masing-masing.
- Mencanangkan bulan Muharram sebagai bulan silaturohim.
Alhamdulillah, beberapa agenda bisa dibahas. Jam menunjuk pukul 19.30 saat syuro berakhir dan ditutup dengan sholat isya berjama'ah.
"Sering-sering saja syuro ditempat ane, insya Allah stock lele masih tersedia," ujar akh Sarojo yang punya kolam ikan lele di rumahnya melepas para ikhwah yang berpamitan.
"Ke sekolah bawa buku.... Okelah kalo begitu....," balas rekan-rekan. ^_^
*posted by: pkspiyungan.blogspot.com


Comments
Post a Comment