
By Bachtiar
Berawal dari semangat yang telah dikobarkan oleh Abu Zidan dalam tulisan beliau di blog ini, memicu sang murobi untuk menggilir mutarobinya agar berani tampil sebagai pengisi khutbah jum'at di beberapa masjid yang ada di kecamatan Piyungan.
Satu hari menjelang giliran ane tampil, gundah gulana yang diikuti semakin tingginya ketidak percayaan diri ane menciutkan nyali untuk dapat memenuhi tugas yang telah diamanahkan oleh murobi. Sampai pada pagi hari sebelum tampil ane menghubungi rekan ane akh Suparman, beliau adalah pengisi tetap Khutbah Jum'at yang juga pembimbing lapangan ane. Sebagai pembimbing lapangan tugas beliau adalah memberi pengarahan dan membangkitkan rasa percaya diri ane tanpa kenal lelah.
"Jam 11:50 wib akh, kita ketemu di masjid ya, ga usah minder", begitulah nasihat beliau menjelang detik-detik terakhir. Tepat pukul 11:45 wib ane meluncur ke masjid yang telah ditentukan. Tidak lama kemudian akh Suparman juga sampai di masjid yang sama. Setelah sholat sunat tidak lama kemudian ane dipersilahkan untuk naik ke atas mimbar. Dengan rasa percaya diri ane pun melangkah...
Singkat kata singkat cerita, khutbah pertama, khutbah kedua hingga sholat Jum'at berjalan dengan lancar tanpa halangan satu apapun. Perasaan ini pun lega rasanya. Setelah berakhir anepun berpamitan dengan ta'mir masjid dan jama'ah jum'at yang masih ada.
Dari pengalaman showtime perdana di hari jum'at Pahing 5 Maret 2010 lalu, banyak manfaat yang ane dapatkan. Hal yang menjadi catatan penting dari pengalaman ane ini adalah: cepat atau lambat, nanti atau besok, tugas dakwah memang harus ane lalui walau bayangan melemahkan atau menciutkan nyali itu terus menghantui. The Show Must Go On. Allahu Akbar....!!
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com
Satu hari menjelang giliran ane tampil, gundah gulana yang diikuti semakin tingginya ketidak percayaan diri ane menciutkan nyali untuk dapat memenuhi tugas yang telah diamanahkan oleh murobi. Sampai pada pagi hari sebelum tampil ane menghubungi rekan ane akh Suparman, beliau adalah pengisi tetap Khutbah Jum'at yang juga pembimbing lapangan ane. Sebagai pembimbing lapangan tugas beliau adalah memberi pengarahan dan membangkitkan rasa percaya diri ane tanpa kenal lelah.
"Jam 11:50 wib akh, kita ketemu di masjid ya, ga usah minder", begitulah nasihat beliau menjelang detik-detik terakhir. Tepat pukul 11:45 wib ane meluncur ke masjid yang telah ditentukan. Tidak lama kemudian akh Suparman juga sampai di masjid yang sama. Setelah sholat sunat tidak lama kemudian ane dipersilahkan untuk naik ke atas mimbar. Dengan rasa percaya diri ane pun melangkah...
Singkat kata singkat cerita, khutbah pertama, khutbah kedua hingga sholat Jum'at berjalan dengan lancar tanpa halangan satu apapun. Perasaan ini pun lega rasanya. Setelah berakhir anepun berpamitan dengan ta'mir masjid dan jama'ah jum'at yang masih ada.
Dari pengalaman showtime perdana di hari jum'at Pahing 5 Maret 2010 lalu, banyak manfaat yang ane dapatkan. Hal yang menjadi catatan penting dari pengalaman ane ini adalah: cepat atau lambat, nanti atau besok, tugas dakwah memang harus ane lalui walau bayangan melemahkan atau menciutkan nyali itu terus menghantui. The Show Must Go On. Allahu Akbar....!!
---
posted by: pkspiyungan.blogspot.com


Comments
Post a Comment