'Oleh-oleh' Spreading

By: T@niZa $yamiL
------
Siang itu kuarahkan laju "Muja" (sepeda motor kesayanganku ) menuju Cikal, salah satu dusun di Srimulyo. Hamparan sawah menyambutku lengkap dengan hembusan anginnya yang semilir sedikit meredakan panasnya sengatan mentari. Setelah beberapa rumah kusinggahi dalam rangka "silaturahim plus", perhatianku kini tertuju pada sebuah rumah yang berdiri menghadap sawah. Ada beberapa ibu beserta anak-anaknya yang masih tergolong balita. Kuputuskan untuk mengajak Muja-ku beristirahat mendinginkan mesinnya. Kuhampiri mereka yang sedang bercengkrama.


"Assalamu'alaikum..." Salam sapaku pada mereka semua.
"Wa'alaikumussalam...., monggo mbak pinarak mriki". Seorang ibu paruh baya mempersilahkanku untuk bergabung bersama mereka (ramahnya...)

Setelah sedikit basa basi menanyakan hal yang mungkin sudah basi.... aku pun mulai melancarkan misiku (spreading) dengan bahasa yang kuatur sedemikian rupa agar bisa diterima. Standar saja, seperti biasa kumulai dengan sosialisasi, mengenalkan hal-hal seputar PUMILU. Ternyata diluar dugaanku, sambutan mereka begitu menyemangkan membuatku bertambah semangat saja. Ketika kusodorkan beberapa stiker dan leaflet PKS, salah seorang ibu yang merupakan si empunya rumah yang kusinggahi itu langsung "ngecuis" kaya gini;

"Woalah mbak... dari PKS tho? Lha saya itu dari dulu juga pendukungnya PKS. Sejak dulu masih PK... Bener tho mbak, dulu namanya PK tanpa "S"?

"Tak critani mbak.., saya itu sekeluarga sudah PKS kok. Tuh di dalam juga kami sudah punya kalendernya PKS... bla..bla...bla..."

Mendengar celotehan ibu itu, spontan aku langsung teringat iklan PKS = Partai Keluarga Saya.

Ceritanya langsung aku potong saja ya karna kalo gak bakalan panjang buangeeet....

Nah setelah dari keliling-keliling Cikal dan sekitarnya aku bermaksud kembali ke rumah. Sekitar jam 4 sore tiba-tiba aku kepingin gorengan neh... Aku pun melangkahkan kaki menuju pasar tak jauh dari rumahku (tepatnya rumah ortuku ding...). Waktu memilih gorengan yang hendak ku bungkus untuk dibawa pulang, tiba-tiba pedagangnya bartanya padaku soal maraknya kampanye yang waktu itu memang sedang marak. (kebetulan pedagang tersebut adalah tetanggaku sendiri).

"Mbak, nek jenengan ki rak sok melu kampanye PKS tho?" pertanyaan yang sama sekali tidak pernah kuduga akan terlontar darinya.

"Ya.., gitchu deh mbak... memang kenapa tho??" aku balik bertanya penasaran.

"Nek PKS ki le kampanye (pawai) kok rapi, teratur trus motore ora diblombong. Paling cuma bunyiin klakson dan peluit sambil ngibarin bendera gitu. Emang gak serame yang laen si tapi pasti pesertanya itu paling banyak..." (maaf sebagian langsung ku translit ke bahasa nasional ).

Wah..., jadi gimana gitu dengernya...

"Ya kalo pake blombong-blombongan kan malah jadi mengganggu masyarakat tho mbak. Trus kedengerannya kan jadi serem gimana gitu tho....??" kucoba menanggapi dengan senyuman manisku.

"Bener juga sih, kalo yang laen tu kampanyenya pada berisik gak karuan....." Rupanya selama ini dia memendam unek-unek soal kampanye (pawai) di jalanan.

"Jadi dah tahu kan apa bedanya PKS dengan yang laen??"
"PKS kan Partai Kalem dan Santun mbak.....," kulontarkan kata-kata itu dengan senyum penuh kebanggaan.

Pada akhirnya memang masyarakatlah yang akan menilai kita. Tunjukkan pada masyarakat bahwa PKS memang terus peduli dan terus melayani. ALLAHUAKBAR....!!!

----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Comments