Selalu Menanam

Oleh Abdul Wahid Surhim*
----
PKS JOHOR – Malaysia, Ahad 26 April 2009. “Asslm alkm. Uztad kenapa kalo dulu kita berda'wah terasa begitu ni'mat. Tapi kenapa ketika da'wah menyentuh wilayah kekuasaan ane merasakan hampa. walaupun semangat tetap menyala. tlg uztad ane mnt nasehat, mgkn ada yg salah dari ane.”

Ini adalah isi SMS dari seorang ikhwah. Mungkin ini mewakili sebagian kader lama yang pernah merasakan dakwah dari sebelum partai.

Alhamdulillah, saya merasakan yang sebaliknya. Saya merasakan dakwah semakin nikmat, karena bi idznillah, saya ikutan menanam “pohon dakwah” meskipun sedikit saja. Mungkin inilah letak perbedaan antara yang “menggugat” dakwah (karena dakwah sekarang mulai ke tengah-tengah dalam rangka membangun peradaban Indonesia) dan yang merasakan semakin nikmatnya dakwah, yaitu MENANAM!

Bagi yang tidak pernah ikutan menanam, takkan melihat hasil tanamannya yang sekarang sudah tumbuh besar dan kuat, bahkan buahnya pun sudah dinikmati segala kalangan di seluruh penjuru negeri ini. Bahkan, non-muslim pun sudah mulai merasakannya sehingga mereka bergabung dan terlibat dalam membersarkan partai dakwah ini.


Jadilah seperti pohon pisang. Dia takkan mati sebelum berkontribusi (berbuah). Meskipun kita tebang batang pohon pisang itu, ia akan terus bertunas dan melanjutkan kehidupannya. Kalau sudah berkontribusi, tanpa ditebang pun ia akan mati sendiri. Bahkan, sebelum berproduksi ia sudah beranak dan membentuk “halaqah” di mana ia ditanam.

Itulah sekelumit apa yang disampaikan dalam “Temu Kader PKS Johor – Malaysia” pada Ahad, 26 April 2009. Ini pertemuan pertama kader dari berbagai penjuru Negeri Johor setelah pemilu yang sangat melelahkan kemarin. Alhamdulillah, PKS Johor ada di urutan ketiga setelah PD dan PG.

Allah SWT memberikan perumpamaan kader dakwah dengan pohon yang terus bertunas, tunas itu menguatkan pohon, membesarkannya dan tumbuh tegak lurus di atas pokoknya (48:29). Maka jadilah orang yang selalu menanam. Bahkan Rasul SAW memerintahkan agar kita selalu menanam meskipun besok kiamat: “JIka kiamat terjadi dan salah seorang di antara kalian memegang bibit pohon kurma, lalu ia mampu menanamnya sebelum bangkit berdiri, hendakalah ia bergegas menanamnya.”

*Mahasiswa program doktoral UTM (univ. Teknologi Malaysia)
----
posted by: pkspiyungan.blogspot.com

Comments