Yogyakarta, Kompas - Sultan Hamengku Buwono X menyatakan siap kalah dalam bursa pencalonan presiden 2009. Jika akhirnya tidak mendapatkan sekoci politik yang akan membawanya menjadi calon presiden, Sultan HB akan mengembalikan mandat dan meminta maaf kepada seluruh pendukungnya.Meski demikian, Sultan tidak bersedia maju, maupun dicalonkan sebagai wakil presiden (cawapres) dari partai mana pun dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2009 .
Hal itu diungkapkan Sultan HB X di Keraton Yogyakarta, Rabu (4/2) malam saat bertemu dengan pimpinan media massa di Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, serta para wartawan dalam forum ”Sultan Mendengar”. ”Kalau kalah saya akan meminta maaf kepada rakyat,” katanya.
Sultan mengatakan, siap memberikan penjelasan melalui Pisowanan Agung,—forum bertamunya rakyat ke keraton—jika masyarakat menginginkannya. Sebab Sultan mendeklarasikan sebagai capres juga dalam forum itu, Oktober 2008 lalu.
Menurut Sultan, jika itu terjadi berarti tempat pengabdiannya memang bukan sebagai presiden.
Sultan mengatakan, menjadi capres bukan keinginannya pribadi, namun atas dorongan dari masyarakat di berbagai daerah. Dukungan yang diberikan berbagai elemen masyarakat kepadanya adalah sebagai capres bukan cawapres. ”Saya itu maju sebagai capres karena dapat banyak surat dari Sumatera Utara sampai Papua yang mendorong saya supaya jadi capres, bukan sebagai cawapres,” ujarnya.
Sultan menuturkan, kalau nekat menjadi cawapres masyarakat yang telah mendukungnya sebagai capres menyatakan siap ”balik kanan” alias menarik dukungan. Sultan mengaku, saat muncul wacana ia bakal digandeng sebagai cawapres PDI-P mendampingi Megawati Soekarnoputri, telepon genggamnya penuh SMS yang menyatakan siap menarik dukungan.
Karena faktor dorongan dari masyarakat itulah, Sultan menyatakan tidak membentuk tim sukses. Sampai saat ini belum ada partai politik yang secara resmi menyatakan akan mengusung Sultan sebagai capres kecuali Partai Republikan. (RWN/SIG)
-------
sumber: Kompas (5/2)


Comments
Post a Comment