Secercah Asa Pedagang Pasar Tradisional buat PKS

by: T@niZa $yamiL
"Nah... mbok ya partai tu kaya gini, langsung terjun melayani masyarakat kecil. Seneng saya mbak kalo ada program-program seperti ini. Coba pemerintah tu tanggap dan gesit kaya PKS.... Ini dari PKS kan mbak?" ujar salah seorang pedagang yang sempat ngobrol sejenak dengan ane.
------
Pagi itu kami menuju Pasar Piyungan. Sesuai rencana awal, kami akan mengadakan pelayanan kesehatan bagi para pedagang dan pengunjung Pasar Piyungan. Dalam aksi ini, kami bekerjasama dengan tim kesehatan dari DPD PKS Bantul (Pelaksana program pelayanan kesehatan dari pasar ke pasar DPD PKS Bantul).

Meski sempat menunggu kedatangan tim kesehatan dari DPD selama 2 jam, alhamdulillah akhirnya tepat pukul 9 pagi kami bisa memulai aksi tersebut dengan satu orang dokter yang bertugas memberikan pemeriksaan kesehatan dan 2 orang perawat yang melakukan pengecekan gula darah serta asam urat kepada para "pasien".

Begitu berita tentang akan diadakannya pemeriksaan kesehatan serta pengecekan gula darah dan asam urat kami sebarkan ke seluruh penjuru pasar, para pedagang langsung menyambut gembira. Banyak komentar-komentar positif yang mereka lontarkan.

"Nah... mbok ya partai tu kaya gini, langsung terjun melayani masyarakat kecil. Seneng saya mbak kalo ada program-program seperti ini. Coba pemerintah tu tanggap dan gesit kaya PKS.... Ini dari PKS kan mbak?" ujar salah seorang pedagang yang sempat ngobrol sejenak dengan ane.

"Nggih Bu... Ya kita doakan semoga pemerintahan yang baru nanti bisa lebih memperhatikan dan perduli terhadap permasalahan dan kebutuhan rakyatnya agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Makanya bu, Pemilu besok jangan sampai salah memilih wakil rakyat...." Belum sempat ane menuntaskan pembicaraan, ibu itu pun langsung memotong "Wah nek saya itu cen sukanya sama PKS kok mbak, sa'estu lho mbak, wong PKS itu cen apik kok... Besok insyaAllah saya pasti milih PKS mbak... Saya dukung kok mbak.." Subhanallah... senyum lebarpun mengembang di bibirku. Dengan santun kuucapkan "terima kasih" pada ibu tersebut. Meski dalam rangka pelayanan kesehatan, direct selling tetep dilancarkan dong....

Hampir 80% dari "pasien" yang mendaftar, mereka melakukan pengecekan gula darah dan asam urat. Adapun "pasien" yang berobat, kebanyakan memiliki keluhan "klasik" seperti pegel-pegel, nyeri persendian, keju kemeng, pusing, susah tidur dan batuk pilek (maklum musim penghujan gini...). Alhamdulillah persediaan obat yang ada mencukupi, meski sempat kuwalahan karena jumlah pasien yang membludak,jauh diluar dugaan. Hingga akhir pelayanan tersebut, jumlah pasien yang terdaftar sebanyak 72 orang dengan usia mulai dari anak-anak sampai simbah-simbah.

Dengan tempat seadanya yang menggunakan los milik salah seorang pedagang yang kebetulan pada hari itu tutup, kami menghamparkan tikar memanjang yang dibagi 3 wilayah sekaligus, yaitu untuk pemeriksaan kesehatan, pengecekan gula darah dan asam urat serta pengambilan obat. Sementara itu untuk pendaftaran, kami mengambil tempat tepat di depan pengambilan obat. Kami meminjam meja salah seorang pedagang (kebetulan tetangganya Pak Andi T.W, ketua DPRa Srimulyo) yang memang tidak sedang digunakan. Dengan jumlah panitia sekitar 16 orang, pembagian tugaspun dirasa cukup ringan.

Pada Separuh perjalanan aksi tersebut, tiba-tiba datang seorang ibu yang merupakan salah satu pedagang disana. Beliau muncul tiba-tiba dengan kehebohannya yang sempat menggegerkan di lokasi Yankes karena volume suaranya lumayan keras. Saat mendaftar (sambil menimbang berat badannya), beliau berceloteh "Wah mbak, neng gonku kok wis suwe to ra dianakke Yankes ngeneki? Tenan lho mbak wis suwe banget....(bla bla bla...)" Setengah kaget, petugas pendaftaran pun bertanya "Lha dalem ipun ibu ten pundi nggih?" Ibu itu pun menjelaskan detil letak rumahnya "Kulo saking Daraman Srimartani mbak, nek omah kulo niko...(bla bla bla... panjang lebar gitu dech...)".

Senang juga sich ternyata ada masyarakat yang segitu perhatiannya terhadap PKS. Usai mendapatkan pemeriksaan dari dokter, ibu tersebut kembali "beraksi" dengan "orasi"nya yang membuat kami tersenyum manggut-manggut penuh makna. (Ane terjemahkan langsung dengan bahasa Indonesia ya...) "Yang namanya PKS ini, Partai Keadilan Sejahtera sudah sering banget melakukan pelayanan-pelayanan gratis di tempat saya. Kaya' pelayanan kesehatan ini, ada sembako, dan kemarin juga saya dapet kalender gratis. Wahh...pokoknya PKS itu baik banget sama warga. Makanya mas, kapan lagi mengadakan kegiatan di dusun saya?"

Ane yang juga mendengarnya hanya sempat bergumam dalam hati. "Subhanallah... SALUT buat Pak Rusdi (Ketua DPRa Srimattani) dkk yang SUKSES merebut hati ibu ini..."

Pak Andi (Ketua DPRa Srimulyo) turut berkomentar lirih sembari tersenyum "Bagus, bagus, bagus..."

Sejenak kami berusaha mengalihkan perhatian pada pasien-pasien lain. Di tengah-tengah keriuhan Yankes, sang ketua DPRa membagikan bungkusan plastik berisi bubur kacang hijau kepada para panitia. Maklumlah sedari pagi kami sudah siaga di pasar dan hampir semuanya belum breakfast. Baru dibagikan saja, kami sudah merasa sedikit terobati (apa lagi kalo langsung dimakan...cacing-cacing di dalam perut kami pasti berhenti protes hehehe...). Tapi kami berusaha untuk profesional dong, meski perut mulai keroncongan tapi kami tetap mendahulukan para pasien yang membutuhkan pelayanan kita.

Tepat pukul 12.00 WIB aksi pun berakhir dengan evaluasi yang cukup memuaskan. Tim dari DPD pun berterima kasih dan langsung berpamitan karena masih ada Yankes lagi di Pasar Imogiri. Kami juga segera bersiap untuk agenda selanjutnya......

Segala Puji hanya BagiMU Allah... Semoga Ghirah dan kekuatan selalu sertakan dalam langkah kami. AMIN....

Comments