Every Sunday is PKS's Care Day in Srimartani

Reporter: delim@
KEMLOKO - DPRa PKS Srimartani memang sedang menggiatkan Aksi Sosial PKS Peduli. Bila biasasanya Aksi Sosial dilaksanakan 1 bulan sekali, maka kini mulai digelar 1 pekan sekali. Bergilir dari dusun ke dusun di wilayah Srimartani yang semuanya ada 17 dusun. Alhamdulillah jadwal baru ini sudah berjalan dua kali. Setelah 25 Januari kemarin di dusun Bulusari, kemarin sore Ahad (1/2/09), Tim Yankes Srimartani menyambangi dusun Kemloko.

Pak Roni (beliau eks 'bantenger'), menyediakan rumahnya yang cukup luas dan representatif untuk menyelenggarakan pelayanan kesehatan. Aksi YANKES kali ini kami kembali didampingi dr.Miranti Dewi dari Tim Medis DPD PKS Kota Jogja. Ba'da ashar tet acara pun dimulai. Warga kemloko mulai berdatangan untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan cek golongan darah secara gratis.

Sore itu kami juga membawa beberapa kaos anak )8( untuk dihadiahkan kepada anak-anak yang ikut meramaikan lokasi yankes. Wuiih.... Kaos yang tak seberapa banyak langsung ludes dalam sekejap. Kaos anyar gres itu langsung mereka pakai. Sambil mengacungkan 8 jari plus senyum lebar, mereka pun bergaya di depan kamera, jepreet....jepreet....

Alhamdulillah hingga ba'da maghrib, sebanyak 51 pasien dapat kami layani dengan baik. Banyak diantara mereka yang mengeluhkan lututnya sakit dan kaku-kaku, mereka rata-rata usia 50 tahun keatas. Lainnya mengeluhkan berbagai macam penyakit seperti gatal2, sariawan, diare jimpe, pegel linu, sakit kulit, sampai hernia. Bahkan ada seorang kakek yang memeriksakan 'penyakit tidak bisa tidur'-nya. Setiap malam si kakek harus menelan 4 tablet Bodrex agar dapat menikmati tidur malam..!

Sore itu sebanyak 27 orang juga berhasil mengungkap golongan darahnya. Ada seorang remaja yang sempat 'heboh'. Gara-garanya dari tiga bersaudara, dia beda sendiri. Dia pun 'menyeret' ayah ibu-nya untuk ikutan cek golongan darah. Akhirnya terbuktilah bahwa dia mewarisi darah ibunya. Lega dech....

Menjelang isya' kami berpamitan. Langit nampak sangat pekat, kayaknya bakal turun hujan. Benar saja, ditengah perjalanan sekonyong-konyong hujan mengguyur dengan derasnya. Waah segarnya..... Alhamdulillah. [de]
------
NB: Jangan diketawain ya judulnya. Maklum, reporter na gak kasih judul.

Comments