Silkoh Korwil II DPRa PKS Srimartani

Reported by : Dhanie Asy-Syakib
SRIMARTANI - Syawwal adalah bulan peningkatan, begitulah yang dipahami oleh para kader dakwah PKS DPRa Srimartani, hal itulah dijadikan ruh untuk peningkatan dakwah ini dengan mengadakan rangkaian silaturahmi guna merajut ukhuwah, komunikasi efektif dengan para tokoh-tokoh di wilayah desa Srimartani Piyungan Bantul.

Setelah kemarin malam, kader ikhwan mengadakan silkoh ke keluarga Bapak Turmudzi, Keluarga Bapak Hadiyono, dan keluarga Gus Fauzan Ahmad, Maka hari ini, Senin, 13 Oktober 2008 jam 16.15 WIB kami berkumpul di rumah WONG Agung Draman, markas dakwah DPRa Srimatani. Ada Broz Hary Sinjo, Broz Dhanie, Broz 'Boy' Haryadi, Broz Eko 'Adam', dan mas'ul dakwah DPRa Srimartani Broz Rusdi Martono.

Dimulai dengan tanbih dari mas'ul dakwah DPRa, untuk tajdidunniat, bahwa semua agenda kita tak lain adalah rangkaian ibadah kita dalam rangka Islam rohmatan lil'alamiin, untuk menggapai ridho ALLOH Azza Wajalla.

Meski, ada informasi bahwa semula kita akan mengawali silkoh hari ini dengan keluarga Bapak Kadus Mutihan dengan Ketua DPC Piyungan, Wawan W, ternyata Bapak Kadus Mutihan ada acara yang lain, sehingga silaturahmi dengan keluarga beliau ditunda.

Dengan dibersamai rintik air hujan, kita berangkat untuk mengawali aksi sore itu, dengan keluarga Kepala Dusun (kadus) Kwasen, Bapak Awali. Disambut oleh tuan rumah, dengan sapa yang khas beliau sambil berkelakar penuh kekeluargaan menjadikan suasana semakin hangat meski hujan turun semakin deras.

Bermula dengan ramah tamah dan juga ucapan Hari Raya Iedul Fitri dari seluruh kader PKS DPRa Srimartani, serta permohonan restu sekaligus izin bahwa kami Insya'ALLOH akan menyelenggarakan Syawalan dan Santunan kepada Anak Yatim Piatu se-Srimartani, Ahad, 19 Oktober 2008 yang akan dilanjutkan dengan Pelayanan Kesehatan GRATIS, bertempat di Rumah Gus Fauzan Ahmad, RT 5 Kwasen.
Kebersamaan dengan tuan rumah, terus berlanjut dengan sholat berjamaah magrib, dan bertambah hangat dengan hadirnya teh hangat. Namun kamipun harus undur diri untuk melanjutkan agenda ke keluarga Bapak Isnadi Kadus Kembangsari.

Figur Kadus Kembangsari ini, yang merupakan muharriq Paguyuban Dukuh se-Srimartani bersama Kadus Munggur, Bapak Isnadi merupakan figur yang tetap berupaya konsisten untuk bersih, dari pelbagai hal yang berurusan dengan penyelewengan-penyelewengan, sehingga tak heran dengan komitmen beliau, bersama kadus Munggur untuk bersih dari KKN, kata beliau, seakan tak ada kawan lagi jika berada di lingkungan birokasi beliau.

Kesamaan pilihan jalan hidup untuk bersih dari KKN itulah yang semakin mempererat kebersamaan kami, PKS DPRa Srimartani, untuk bekerja sama dan siap mendukung upaya tersebut guna kemaslahatan masyarakat dusun Kembangsari khususnya. Inilah dukungan kami dan sekaligus penutup silaturahmi kami bersama keluarga Kadus Kembangsari.

Sebelum agenda malam itu kami akhiri, kami terlebih dahulu silaturahmi ke Kadus Daraman, Bapak Khudhori. Selepas sholat Isya' Berjamaah di musholla Daraman, lantas kami menuju rumah beliau. Nampak gelap dan sepi, kamipun mengetuk pintu rumah. Akhirnya tak begitu lama, beliau tergopoh-gopoh membukakan pintu, agak kaget rupanya beliau, betapa tidak, suasana gelap ditambah kami berlima, memakai seragam "khas ikhwan Srimartani" hitam PKS, membuat beliau cemas, seraya berkata dalam hati, "Apa salah saya ? Kok didatangi para ‘preman’?...”

Ternyata setelah lampu dinyalakan, subhanallah!, betapa leganya beliau, ternyata yang datang adalah anak-anak muda PKS. Memang, PKS sudah sangat akrab bagi warga di dusun Daraman, sejak GEMPA BUMI 27 MEI 2006, PKS sudah mengukir sejarah dengan mengawali pengabdian, kepedulian kepada masyarakat dengan program PRAS DPP PKS, berlanjut dengan pembinaan, penyaluran dana pembangungan musholla, hewan qurban, dan yang belum lama santunan kepada anak-anak yatim piatu Yayasan Mubarot, yang diserahkan langsung dari pengurus PRAS Pusat Bapak Adi Pekan lalu.

Harapan beliau, agar pembinaan, pelayanan, kepedulian kepada warga dusun Daraman terus ditingkatkan agar warga dapat menikmati kemanfaatan hadirnya PKS di dusun Daraman. Kamipun menanggapi bahwa PKS akan berusaha konsisten untuk kepentingan kemaslahatan masyarakat, dan insya' ALLOH akan tetap menjaga dusun Daraman sebagai dusun binaan. Harapan Itu Masih Ada.

Usai silaturahmi tokoh, bukan berarti usai agenda kami malam itu. Seperti biasanya, sebagai closing dan juga agar lebih mak nyuuuz, maka finishing touch-nya dengan ‘jagongan’ di salah satu warung lesehan di Jalan Raya Piyungan-Wonosari. Pecel Lele dan teh hangat menjadi teman rehat sembari evaluasi dan syuro menentukan agenda esok hari.

More wish for our lucky. ALLOH Musta'an.

Comments