PKS dan Logika Sederhana

Menanggapi pernyataan yang terkait dengan pembelian mobil untuk 467 DPD PKS, agak tergelitik saya untuk menanggapinya.

Karena kedua pihak seperti menggunakan kacamata kuda, padahal jika dipakai logika sederhana 467 mobil dapat dengan mudah di dapatkan.

Logika saya mudah saja, PKS adalah salah satu partai yang cukup besar dan saya yakin jumlah kadernya pun banyak. Sekarang kita berandai-andai saja jumlah kader PKS ada 1 juta orang, saya yakin kita tidak akan berdebat untuk angka ini 1 juta orang itu kurang lebih 0.3-0.5 % dari total penduduk Indonesia yang berjumlah 200 – 300 juta orang.

Jikalau demikian perhitungan mudahnya akan seperti ini :


467 x 50.000.000 = 23.350.000.000

23.350.000.000 / 1.000.000 = 23.350

Kita lihat hanya Rp. 23.350 /kader. Sementara setahu saya di PKS, kader-kadernya diwajibkan untuk berinfak. Ada infak wajib tergantung tingkatan kader serta ada pula infak sukarela yang diambil tiap bulannya. Kalau tiap bulan kader dapat berinfak Rp. 30.000, (Asumsi sehari Rp.1000,-) maka tidak mustahil bukan mobil sebanyak itu ?

Jadi terlihat jelas bahwa hanya dengan kader sebanyak 1 juta orang PKS mampu memberi manfaat, apalagi jika pajak yang berasal dari masyarakat serta kekayaan alam Negara ini dikelola oleh orang-orang jujur, maka tidak akan ada lagi anak-anak putus sekolah dan orang-orang yang di tolak rumah sakit untuk berobat. Semoga saja.

Catatan : Sekedar kritik untuk para kader PKS agar dalam menyingkapi suatu pertanyaan ataupun sikap orang lain yang kritis, janganlah gunakan logika sendiri dan defensif, cobalah untuk memberikan penjelasan sesuai dengan apa maksud dan tujuan kritikus tadi.

Anas Fathurrahman

Fathur.anas@gmail.com
--------
sumber: inilah.com

Comments