Open Together (baca: Buka Puasa Bersama)
by: Delim@
Aliyah namanya, lengkapnya Aliyah Syahidah, seorang gadis cilik, saat ini usianya baru 5 tahun, tapi jangan remehkan si kecil dalam urusan fastabiqul khoirot pada Romadhon kali ini. Aliyah tak mau ketinggalan untuk turut serta berpuasa, dia mampu menahan lapar sejak terbit fajar hingga terbenam matahari. Ketika ditanya,”Kok Aliyah puasa juga?”, dengan riangnya dia menyahut,”Kan aku mau surga!”. Subhanalloh....
Siapakah Aliyah? Si kecil yang sanggup meng-KO sebagian orang dewasa diluar sana, yang mengaku muslim namun begitu entengnya meninggalkan puasa dengan alasan “pekerja berat”. Dia adalah peserta termuda dalam syuro perdana sekaligus buka bersama yang digelar Korwil I DPRa PKS Srimartani pada Sabtu, 6 September 2008, di Munggur City, tepatnya di kediaman Ummu Wangi. Lho..? Masak syuro pesertanya balita?? Ternyata dia hanya menyertai abi-nya. Namun kehadirannya tak terpungkiri telah mentransfer spirit ke jiwa para peserta syuro lainnya, yang usianya jauh diatas si kecil.
Alhamdulillah beberapa agenda khidmatul ummat (pelayanan masyarakat) berhasil kami rumuskan. Kami optimis agenda tersebut berjalan lancar, dengan berbekal kekompakan dan kesolidan seluruh tim.
Betapa pun, apa pun kita, siapa pun kita, semua berperan dalam mengemban amanah perbaikan. Apa pun peran itu asalkan untuk kebaikan dan perbaikan, akan menjadi rangkaian kerja global dan penting dalam membentuk sebuah tatanan peradaban. Seperti kisah Nabi Sulaiman as dengan si burung kecil Hud-Hud.
Meski ada beberapa anggota tim Korwil I yang tidak bisa menghadiri syuro, bukan berarti mereka berleha-leha dan tak ambil peran. Mereka tetap berkontribusi untuk memperkokoh barisan dakwah, hanya saja pada saat yang bersamaan sedang mengemban amanah di tempat yang lain.
“Dan dia memeriksa burung-burung lalu berkata,”Mengapa aku tidak melihat Hud-Hud, apakah dia termasuk yang tidak hadir?. Sungguh aku benar-benar akan mengazab dia dengan azab yang keras, atau benar-benar menyembelihnya kecuali jika dia datang kepadaku dengan alasan yang terang.” (QS. An-Naml:20-21)


Comments
Post a Comment