DPC PKS Piyungan: Solid Tapi Bahagia

"Untuk menjadi organisasi legendaris maka kader PKS harus berkarakter solid tapi bahagia. Solid tapi tertekan hanya akan menjadi bom waktu kehancuran suatu organisasi." Demikian diantara taujih Ustadz Eko Novianto dalam acara Temu Kader DPC PKS Piyungan Kab. Bantul D.I. Yogyakarta, Ahad 8 Juni 2008. Kegiatan yang digelar di Pemancingan Mino Lestari ini dihadiri seratus lebih kader ikhwan-akhwat.

Dengan penuh semangat, hari Ahad pagi tadi, para kader tumpah ruah memenuhi panggung utama Mino Lestari. Rombongan kader dari dusun Kaligatuk pun turun gunung 'full team' lengkap dengan anak-anaknya. Suasana pun bertambah ceria dengan kehadiran puluhan kader-kader kecil PKS. Mungkin, pemandangan seperti ini yang tidak bakal ditemukan di partai selain PKS. Para kader PKS meyakini bahwa penanaman nilai-nilai jihad harus dimulai sejak kecil.

Suasana menjadi hening tatkala Akhuna Wargito melantunkan ayat-ayat Al-Quran untuk membuka acara. Seolah ingin menegaskan 'ke-nasionalisme-an' PKS, maka semua peserta sambil berdiri menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana bertambah hangat ketika dilanjutkan dengan menyanyikan Mars PKS yang dipimpin oleh Andi Tri Widodo.
"Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan antum semua meluangkan waktu disini. Ini bukti kesolidan PKS Piyungan sebagai modal besar memenangkan Pemilu 2009", demikian sambutan Ketua DPC PKS Piyungan, Wawan Wikasno.

Dalam kesempatan itu juga hadir Aleg DPRD Bantul dari PKS, Bapak Amir Syarifudin, yang didampingi oleh Bendahara DPD PKS Bantul, Bimo Sakayo. Aleg PKS dari dapel empat ini membeberkan kondisi sosial-politik Bantul terkini, sekaligus menginformasikan peluang-peluang program pemda Bantul yang bisa diakses oleh masyarakat.

Sekitar pukul 11.00 acara diakhiri dengan ramah-tamah sambil menikmati pecel lele bakar khas Mino Lestari.

"Kepada peserta yg belom bayar pecel lele jangan pulang dulu ya....,

kalo ndak bawa uang kreditnya di BMT Azzam aja..!"



Comments