KEINDAHAN DAN KENIKMATAN SEKS DIATAS LOGIKA KEIMANAN


Cinta dan seks  kerap kali disebut-sebut dalam kehidupan oleh banyak orang, sehingga orang selalu berpikir bahwa keduanya bersinonim, ini tidaklah benar adanya. Karena cinta merupakan perasaan yang sama sekali tidak mementingkan diri sendiri yang kita miliki untuk orang lain. Sedangkan nafsu sepenuhnya mementingkan diri sendiri.


Cinta merupakan landasan kuat tempat pernikahan manapun yang dibangun bersama dalam keluarga, bahwa hal yang terpenting yang bisa dilakukan seorang ayah untuk anak-anaknya adalah mencintai ibu mereka dan hal paling penting yang bisa dilakukan seorang ibu untuk anak-anaknya adalah mencintai ayah mereka. Hanya dengan cara ini anak merasa ibu dan ayah akan bersama-sama memberikan rasa aman dan dia tidak akan menghadapi trauma harus memilih orang tua.

Banyak pasangan yang menyatakan cinta yang abadi pada saat mereka pada awalnya tulus dan ikhlas. Pernikahan yang bahagia akan membuat diri kita lebih baik, sedangkan pernikahan yang tidak bahagia akan menghambat upaya dan produktivitas penuh setiap individunya.

Cinta disuburkan oleh tindakan dan pernyataan cinta.
Cinta akan mati karena diabaikan.
Dan
Cinta akan kusam bila tidak ada perhatian, keterlibatan serta pernyataan cinta setiap harinya.

Cinta sejati merupakan proses pertumbuhan dan pengembangan yang melibatkan setiap emosi, masalah, sukacita serta kemenangan yang diketahui manusia. Hal ini lebih sulit daripada mudah, lebih menuntut daripada memberikan imbalan, lebih mengungkung daripada membebaskan, dan kerap kali melihatkan lebih banyak masalah dibandingkan dengan kesenangan.

Merupakan ilham yang baik bagi penulis menyaksikan cinta sejati antara kedua pasangan yang saling mencintai dan berbakti seluruh keluarga antara satu dengan yang lainnya.Cinta yang begitu besar dengan kegembiraan yang begitu banyak dalam satu lingkaran keluarga. Tidak ada hiburan yang terindah bila anak-anak dapat berkumpul bersama, memberikan makna pembelajaran kehidupan  makna cinta sejati.

Cahaya cinta yang bersinar seperti rembulan yang memberikan isyarat kepada dunia, dan mengambil kesempatan tanggung jawab yang dimaksudkan oleh Tuhan ketika Dia menetapkan keluarga sebagai satu unit dan menyatakan tidak baik bagi manusia untuk hidup dalam kesendirian.

Tidak ada suami atau pun istri yang sangat mendalam kasih sayangnya antara satu sama  lainnya yang menempatkan teman hidupnya kepada orang lain akan bermimpi untuk berbagi perincinan kehidupan dan cintanya.

Tidak mungkin seorang suami atau pun istri yang perasa dan penuh cinta akan berpikir untuk mengungkapkan, bahkan kepada satu orang lain apalagi keseluruh dunia cara tak terhitung banyaknya yang mereka miliki untuk berbagi antara satu dan lainnya cinta yang mereka rasakan. Hal itu sama saja menjadikan hubungan yang intim atau pun pribadi dan indah akan menurunkan mutunya dan meremehkan hubungan yang ditetapkan Tuhan sebagai suatu hal ikatan suci. Karena cinta sejati benar-benar indah dan sangat pribadi.

Cinta dan pernikahan harus dibina dalam proses ujian dan cobaan hidup. Itulah sebabnya mengapa penulis sangat sedih bila melihat pria dan wanita muda menantang hukum Tuhan dengan pernikahan percobaan atau pun hidup secara komunal. Atau dalam hal yang sama menyerah menghadapi badai pertama sebelum mereka punya waktu untuk saling mengenal pasangan hidupnya lebih jauh. Mereka itu tidak mempunyai konsep tentang apa sesungguhnya cinta antara dua orang yang bertanggung jawab, belum belajar membedakan antara cinta dan seks yang keduanya bisa sama-sama berada di satu lapangan atau dua hal yang sama sekali berbeda.

Bila seks merupakan pengejawantahan cinta yang dapat dinikmati  dalam suatu ikatan pernikahan suci; maka, itu benar-benar indah sebagaimana yang menjadi petunjuk jalan kehidupan yang dimaksudkan oleh Tuhan.

Mustahil bagi manusia membuat pasangan hidupnya bahagia bila dirinya sendiri tidak dapat memetik keuntungan yang besar dari pasangan hidupnya. 

Kehidupan cinta kasih seorang pria yang dibagikan dengan wanita pilihannya dapat menjadi kekuatan pendukung yang menajubkan bagi karirnya sementara pada saat yang sama hubungan itu sendiri manis dan baik.

Terkadang seorang wanita harus menunjukkan dengan sopan kepada seorang pria pasangannya, bahwa ia tergantung kepadanya secara seksual dalam hal yang lebih dari sekedar kebutuhan biologis.


Dalamhal peranannya sebagai pemberi, pria tetaplah makhluk seksual yang menggunakan energi seks, jika energi itu digunakan sebagai energi dasar yang membangun perekonomian keluarga.


Seks memilki 3 (tiga) fungsi besar dalam kehidupan manusia yang beriman dan bermatabat disamping memberikan kesenangan, yaitu :
  1. Seks penting untuk melanjutkan generasi manusia.
  2. Seks membantu memelihara kesehatan, seperti latihan fungsi alamiah lain yang dilakukan dengan benar.
  3. Seks jika dialihkan ke saluran lain dapat bekerja secara berdampingan dengan ego untuk menghasilkan segala sesuatu yang ingin dicapai seseorang untuk melampauinya dan mendorongnya dengan tambahan energi kekuatan kepribadian.
Sebaliknya seks dapat merusakkarir, kesehatan dan kesuksesan seseorang. hal ini timbul akibat dari penyalahgunaan seks dan bukannya kesalahan seks, melainkan kesalahan dari manusianya sendiri.

Comments